Saturday, August 8, 2020
Home JATIM Koperasi di Jawa Timur Harus Cepat Transformasi Layanan Digital

Koperasi di Jawa Timur Harus Cepat Transformasi Layanan Digital

Hadapi Era New Normal

KABAR RAKYAT – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta koperasi di Jawa Timur mempercepat transformasi layanan digital guna menghadapi era new normal.

Menurut Khofifah, pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan kebiasaan ditengah masyarakat. Diantaranya adalah peredaran uang kartal yang terus melambat akibat masyarakat beralih ke uang digital.

Selain itu, masyarakat juga lebih memilih belanja secara online sebagai respon atas anjuran pemerintah untuk membatasi aktivitas diluar rumah.

Pandemi Covid-19, kata dia, harus dijadikan momentum bagi koperasi untuk masuk kedalam ekosistem digital. Apalagi, Kesadaran masyarakat dan konsumen mengenai higienitas makin tinggi sehingga pembenahan koperasi dengan digitalisasi merupakan upaya nyata untuk memperkuat daya saing.

“Koperasi harus berpacu dengan situasi ini, jangan sampai terlambat. Segera beradaptasi ke layanan digital, ” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7).

Khofifah mengakui, memang tidak mudah melakukan perubahan secara cepat. Namun, Khofifah optimistis koperasi di Jawa Timur mampu melakukan hal tersebut karena merupakan tuntutan wajib di era sekarang.

Khofifah memaparkan, bagi roda perekonomian Jawa Timur, koperasi dan umkm memegang peranan sangat penting. Lebih dari 50 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim disumbang oleh koperasi dan umkm.

[the_ad id=”29596″]

Jumlah koperasi aktif di Jatim tercatat ada sebanyak 21 ribu koperasi dan 9,78 juta umkm.

“Jadi memang potensi koperasi di Jatim ini sangat luar biasa. Tidak ada pilihan lain selain sesegera mungkin bangkit dan beralih seluruh aktivitas ke ranah digital. Agak gagap diawal adalah hal biasa. Intinya, koperasi harus adaptif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif,” imbuhnya.

Dalam momen peringatan Hari Koperasi Nasional ke 73 tahun 2020 ini, Khofifah juga mengajak pelaku koperasi dan UMKM untuk mencari celah dan menangkap berbagai peluang baru ditengah pandemi Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER