Korupsi Retribusi Pegawai DKUPP Kota Probolinggo Masuk Bui

  • Whatsapp
Kasatreskrim AKP. Nanang Fendi Dwi Susanto.
Kasatreskrim AKP. Nanang Fendi Dwi Susanto.

KabarRakyat – Polres Probolinggo Kota akhirnya menuntaskan dugaan kasus korupsi dana Rp. 118 juta yang dilakukan Slamet Riyanto, Pembantu Bendahara Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo, Selasa (10/3).

Kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri dan dinyatakan P21 atau sempurna.

Read More

banner 645x400

Giat OTT yang terjadi tahun 2017 sempat terkesan molor dalam proses penyidikan pihak kepolisian. Kasus ini baru dinyatakan lengkap berkas penyidikan dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan, Selasa (10/3/2020) kemarin.

” Lama waktu penyidikan dikarenakan soal teknis mulai pengumpulan barang bukti dan meminta keterangan saksi termasuk menunggu hasil audit. Prinsipnya penyidikan dinyatakan rampung dan telah dinyatakan P21″, jelas Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Nanang Fendi Dwi Susanto.

Masih kata AKP.Nanang kerugian Negara terkait perkara ini sebesar Rp 118 juta, yakni perkara penyalahgunaan retribusi Pasar Baru periode tahun 2013 – 2017.

Slamet Riyanto (50), warga Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, tertangkap tangan di Pasar Baru, pada Maret 2017 silam. Dari OTT itu, Satreskrim Polresta Probolinggo kemudian melakukan penyelidikan hingga dirinya dinyatakan sebagaintersangka tanggal 19 November 2019 lalu.

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *