KPU Bondowoso Digerudug Puluhan PPS dan PPK

234 views

para-demonstran-saat-menggeruduk-KPU-ditemui-Ketua-KPU-Hairul-Anam

Foto: Puluhan anggota PPS dan PPK mendatangi kantor KPU Bondowoso meminta anggaran segera dicairkanKABARRAKYAT.ID – Puluhan anggota PPS dan PPK se Kabupaten Bondowoso mendatangi kantor KPU setempat, Senin (13/5/2019) siang. Mereka menuntut honor dan operasi bulan Januari 2019 untuk kegiatan pemilu 2019 segera dicairkan.

“Honor kami belum cair dua bulan, termasuk operasional,” kata Ika, PPS Desa Mrawan Kecamatan Tapen, yang ikut mendatangi kantor KPU Bondowoso.

Ika mengaku, keterlambatan honor dan operasional bukan hanya kali ini, namun setiap bulannya tidak pernah tepat waktu dan selalu dirapel dua hingga tiga bulan.

 

Sementara itu, Ketua KPU Bondowoso Hairul Anam yang menemui demonstran mengatakan, alasan belum cairnya honor dikarenakan surat pertanggung jawaban (SPJ) belum disetor ke KPU.

“Pada prinsipnya saya sangat mengapresiasi pada PPS dan PPK yang sudah mensukseskan Pemilu 2019,” kata Hairul Anam di depan demonstran.

Hairul Anam berjanji akan segera mencairkan honor PPS dan PPK, jika SPJ sudah disetor ke KPU. Sebab honor tersebut merupakan hak yang harus diberikan.

“Disosialisasi awal kita tekankan, SPJ selesai, maka honor cair. Tapi sebagian PPS dan PPK belum ada yang setor, Januari sampai dengan Maret. Inilah kendala belum cairnya honor,” katanya.

Abduh-Efendi-PPK-Tegalampel

Foto: Abdul Efendi, PPK

Alasan keterlambatan SPJ yang dikemukakan Ketua KPU, ditanggapi Abduh Efendi PPK Tegalampel. Menurutnya, belum cairnya honor karena keterlambatan SPJ hanya alasan KPU saja.

“Januari – Februari SPJ sudah disetor ke KPU. Sedangkan SPJ Maret, anggaran belum terdistribusi,” katanya.

Lebih anehnya lagi, KPU akan menggelar Bimtek Pembuatan SPJ kepada PPS dan PPK, sebelum mencairkan honor mereka.

“Pemilu kan sudah selesai, harusnya pelatihan SPJ itu dilakukan dari dulu, kenapa baru dilakukan saat kita demo,” pungkasnya dengan nada kesal.

Lanjut Abduh Efendi, seminggu kemudian jika honornya belum dicairkan, maka akan mengkerahkan massa yang lebih besar lagi.

“Jika dalam waktu seminggu belum juga dicairkan, kita akan kerahkan semua PPS dan PPK di Bondowoso menggeruduk KPU,” imbuhnya.

Data yang berhasil dihimpun, honor PPS setiap bulannya perorang mencapai Rp900 ribu, sedangkan PPK Rp1.800.000 perorang. Di setiap desa terdapat tiga orang petugas PPS dan tiga orang sekertariat PPS. Sedangkan petugas PPK ada lima orang dan tiga orang sekertariat PPK.

Reporter : ifa

Editor : Setiawan/Choiri

#honor tak cair #KPU Bondowoso #ppk dan pps

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply