Friday, October 30, 2020
Home JATIM BONDOWOSO Kuasa Hukum Sekda  Bondowoso Anggap Dua Pasal KUHP Kabur Tidak Jelas

Kuasa Hukum Sekda  Bondowoso Anggap Dua Pasal KUHP Kabur Tidak Jelas

REPORTERIfa Bahsa
- Advertisement -
Persidangan dugaan pengancaman di Pengadilan Negeri Bondowoso agenda Pembacaan Eksepsi

KABAR RAKYAT – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bondowoso, Syaifullah jalani persidangan kedua di Pengadilan Negeri Bondowoso, Senin (24/8). Sidang agenda pembacaan eksepsi dibacakan kuasa hukum terdakwa kasus dugaan pengancaman.

Sidang secara daring itu, didengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Kuasa Hukum Husnus Sidqi mengatakan, nota keberatan disampaikan karena dua pasal yang didakwakan lemah.

Baca: Bawa Keranda Mayat, Warga Barurejo Demo Tambang Pasir

“Kita keberatan terhadap pasal 45.B dan Pasal 335 KUHP. Sebab menurut saya pasal-pasal tersebut, kabur tidak jelas,” katanya, usai persidangan.

Alasan dua pasal itu dianggap lemah, jelas Husnus Sidqi, karena rekaman percakapan Sekda dengan bawahannya, juga perlu dipertanyakan.

“Sebab tidak semua orang bisa merekam. Karena ada istilah dalam Undang-Undang elektronik itu, intersepsi. Termasuk kategori penyadapan menurut kami,” katanya.

Baca: Nuansa Baru PCNU Kabupaten Probolinggo Pasca Konfercab Ke-IX

Selain itu, yang dimaksud dengan ancaman kekerasan itu, harus ada upaya kekuatan fisik. Bukan hanya kata-kata.

“Misalkan memegang senjata, dipukul. Ini kan tidak pernah seperti itu, hanya lewat telepon,” paparnya.

Pihaknya kuasa hukum Sekda Bondowoso ini mengaku janggal dengan kasus pelaporan kliennya, karena baru dilaporkan sembilan bulan setelah kejadian.

Baca: AHM Best Student 2020 Regional Jatim Hadir Kembali Tantang Pelajar Kreatif dengan Konsep Baru

“Kenapa tidak pada waktu itu dilaporkan?,” imbuhnya.

Selaku kuasa hukum, pihaknya sangat yakin nota pembelaan ini bisa diterima oleh majelis hakim.

“Kami kan sudah menyampaikan dasar hukum kami, dan fakta-fakta yang terjadi. Tinggal majelis hakim menilai,” paparnya.

Baca: Bupati Anas Titipkan Arsitektur Budaya Sejarah Pantai Boom ke Pelindo III

Informasi dihimpun, sidang ketiga dengan agenda tanggapan dari JPU atas eksepsi yang diajukan Sekda Syaifullah, akan dilaksanakan Senin 31 Agustus pekan depan.

“Kita menunggu tanggapan JPU, baru kita putuskan,” jelas Jubir PN Bondowoso, Soffan Arliadi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca