Lecehkan Profesi Wartawan, Tujuh Asosiasi Pers di Way Kanan Menuntut Oknum Kasek Dicopot Dari Jabatannya

  • Whatsapp

KabarRakyat.ID – Tujuh asosiasi profesi kewartawanan di Kabupaten Way Kanan “murka” atas ucapan salah satu oknum kepala sekolah yang menyatakan bahwa dirinya melihat wartawan mengumpamakan dengan kata-kata yang tak pantas.

Ucapan itu disampaikan oknum kepala sekolah yang berinisial SP itu saat rombongan K3S bersilaturahmi dengan PWI Kabupaten Way Kanan, pada Kamis (14/2/2020).

Read More

Merasa profesinya dilecehkan, tujuh asosiasi wartawan yang terdiri dari IWO, AWPI, Pokjawan, FPII, KOWAPI, dan PWRI menuntut kepada Pemkab Way Kanan agar memberikan sanksi tegas terhadap oknum kepala sekolah tersebut. Yakni, agar diberhentikan dari jabatannya.

Tuntutan tersebut disampaikan saat ketujuh asosiasi wartawan tersebut audiensi dengan Wakil Bupati, Dr. Edward Anthony, MM dan Kepala Dinas Pendidikan, Usman Karim di rumah dinas Wakil Bupati, Selasa (18/2/2020).

“Kami meminta kepada Pemkab agar segera memberhentikan oknum kepala sekolah yang tidak bisa menjaga lisannya itu dari jabatannya,” pinta Ketua IWO Way Kanan, Fito AS.

Di hadapan asosiasi jurnalis, Wakil Bupati Way Kanan, Edward Anthoni menjamin bahwa oknum kepala sekolah SP tersebut akan mengundurkan diri dari jabatannya.

“Saya menjamin kalau Suparno akan mundur dari jabatannya sebagai kepala sekolah. Namun dengan adanya aturan yang ada, Pemda tidak boleh lagi untuk melantik dan memberhentikan dari jabatan. Maka Suparno akan diminta membuat surat pengunduran diri kepada Bupati, dengan tembusan Dinas Pendidikan dan BKPSDM untuk mempercepat proses pengunduran dirinya dari jabatan Kepseknya,” terang Edward Anthoni.

Edward menambahkan, dengan adanya permasalahan ini, hendaknya dapat dijadikan pelajaran bersama sekaligus mempererat silaturahmi dengan seluruh jajaran Pemda dan pihak jurnalis se- Way Kanan.

”Jadikan masalah ini sebagai pelajaran yang sangat bermanfaat untuk kita semua. Menjaga lisan, sama dengan menjaga kehormatan dan martabat kita,” pungkas Edward mengingatkan.

Kadis Pendidikan Way Kanan, Usman Karim juga meminta maaf kepada seluruh jurnalis di Way Kanan, baik atas nama pribadi juga kedinasan. Pihaknya berjanji, ke depan tidak akan terulang lagi.

“Semoga pertemuan ini, bukan yang terakhir. Semoga dengan pertemuan ini akan membuka pintu silaturahmi antara jajaran pendidikan dengan para jurnalis, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata Usman Karim.

Usman juga berharap, ke depannya hubungan baik antara pengajar, guru, kepala sekolah, Pengawas dan Dinas Pendidikan dengan insan pers berjalan dengan baik seperti semula.

Reporter : Sarnubi

Editor : Rony DE

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *