Libur Akhir Tahun Pemkot Kediri Siapkan Giat Tekan COVID-19

  • Whatsapp

Kediri
Dinas Perhubungan Kota Kediri melakukan pemantauan arus kendaraan lalu lintas melalui CCTV dilakukan setiap hari.

KABAR RAKYAT – Jelang libur natal tahun baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Perhubungan siapkan langkah kegiatan untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

“Kegiatan rutin hadapi liburan Natal dan tahun baru yaitu Operasi Lilin Semeru, pantauan arus melalui CCTV, dan perbaikan sarana prasaran transportasi,” kata M. Ferry Djatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri dihubungi Kabar Rakyat Kediri, pada Sabtu (12/12/2020).

Bacaan Lainnya

Ditambah Ferry, rencana giat akhir tahun terkait pencegahan naiknya angka COVID-19, yaitu sosialisasi protokol kesehatan dan pembatasan jumlah penumpang pada angkutan umum.

“Prediksi lonjakan arus lalu lintas akan terjadi pada tanggal 23 – 24 Desember 2020. Sementara arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 2 – 4 Januari 2021,” kata Ferry.

Sementara kabid Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dushub Kota Kediri Andik Arafik mengaku, untuk pemantauan arus kendaraan melalui CCTV sebetulnya dilakukan setiap hari.

CCTV ini berpusat di Ruang Pusat Pengendalian Lalu Lintas (PPL)Terpadu, Dishub Kota Kediri. Melalui ruang tersebut, petugas dapat mengurai kemacetan di persimpangan dengan mengoptimalkan waktu siklus di lampu lalu lintas.

“Selain itu, petugas di Ruang PPL dapat mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan melalui pengeras suara yang terdapat di persimpangan,” ujar Andik.

Sosialisasi tentang protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan dan peningkatan kasus positif Covid-19 terus dilakukan.

Bidang Keselamatan LLAJ Dishub Kota Kediri bersama jajaran terkait melaksanakan sosialisasi dan pengaturan lalu lintas tentang protokol kesehatan dengan berlakukan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak).

Selain itu, Dishub juga membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan sebagai rasa kepedulian pemerintah kepada masyarakat Kota Kediri untuk bersama-sama menekan akan Covid-19.

“Dalam hal jaga jarak, kami menerapkan aturan pembatasan penumpang angkutan umum,” tambah Andik.

Hal ini sesuai instruksi dari Kementerian Perhubungan saat Rapat Koordinasi dengan Komisi V DPR agar seluruh operator agar tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Selain pembatasan untuk angkutan orang, pembatasan untuk angkutan barang juga diberlakukan yaitu dengan membatasi waktu operasi angkutan barang yaitu dilarang beroperasi pada tanggal 23 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021 kecuali untuk angkutan BBM, obat-obatan, dan sembako.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *