Kamis, November 26, 2020
Beranda DESTINASI Libur Tlah Tiba, Banyuwangi Rekomendasi Wisata Sehat

Libur Tlah Tiba, Banyuwangi Rekomendasi Wisata Sehat

REPORTERJaenudin/Hms

KABAR RAKYAT – Himbauan Gubernur Jawa Timur waspadai penyebaran Covid-19 pada masa liburan panjang. Jadi perhatian Pemerintah Banyuwangi untuk berinovasi mengelola wisata lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sebagai daerah tujuan para traveler, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata telah menyiapkan kolaborasi wisata sehat guna mengisi libur panjang dimulai pekan depan. Berbagai paket wisata dirancang mengedepankan protokol kesehatan.

Kapan libur panjang? Ada waktu lima hari, yakni Rabu 28 Oktober – Minggu 1 November 2020. MY. Bramudya, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi menjelaskan wisata sehat berkonsep wisata staycation.

“Ada kolaborasi tempat penginapan dengan seniman, yang akan beratraksi menampilkan seni budaya setiap weekend. Wisatawan tetap bisa liburan menikmati atraksi seni meski hanya tinggal di hotel,” kata MY. Bramudia.

Baca : Sinergi Dengan LinkAja, Banyuwangi Dorong Transaksi Non Tunai Sektor Pariwisata

Di tengah pandemi Covid-19, ada kecenderungan wisatawan ingin berlibur tapi mengurangi aktivitas di luar. “Untuk mengakomodir ini, kami gandeng menajemen hotel agar menyediakan panggung seni di areanya,” kata Bramuda.

Pemkab Banyuwangi yang menyewa sanggar seni untuk pentas di hotel-hotel. Namun kedepan diminta managemen hotel melakukan hal serupa menggandeng sanggar seni.

Konsep ini, tidak terlalu banyak beraktivitas di luar, juga menjaga pendapatan seniman yang selama ini tidak bisa berkarya karena pembatasan aktivitas selama pandemi.

“Hotel-hotel juga kami arahkan untuk menawarkan paket city tour, berkeliling kota Banyuwangi. Karena di kota sendiri banyak tempat bersejarah, juga pantai-pantai yang tidak kalah cantiknya untuk dikunjungi,” kata Bramuda.

Baca : Meski Bebas Zona Merah, Gubernur Khofifah Ingatkan Warga Waspadai Libur Panjang

City Tour antara lain berkunjung di Pendopo Banyuwangi melihat sumur yang terkait Legenda Putri Sritanjung yang menjadi cikal bakal nama Banyuwangi. Lalu ada, Asrama Inggrisan yang berdampingan dengan Kantor Pos peninggalan Belanda.

Di sekitar kawasan itu, juga ada Lorong Bambu yang instagramable. Tak jauh dari situ, juga bisa berkunjung ke Pantai Boom yang sangat keren.

“Banyuwangi sendiri juga menyediakan angkutan wisata gratis menuju destinasi andalan. Seperti Damri sediakan transportasi ke Kawah Ijen, Alas Purwo. Pemkab juga sediakan bus gratis ke lokasi wisata seperti Pulau Merah, juga Ijen,” kata Bramudya

Untuk memastikan protokol kesehatan berjalan, lanjut Bramuda, pihaknya telah menyusun protokol kesehatan secara ketat di sektor pariwisata sejak awal masa adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya adalah sertifikasi guide, hotel, restoran dan warung makan yang dikeluarkan oleh Satgas Covid.

Baca : Kapolresta Banyuwangi Ajak PWI Aktif Perangi Hoax di Masa Pilkada

“Ini memudahkan wisatawan mencari destinasi dan warung rakyat yang sehat dengan protokol Covid-19 dan bersertifikat. Semua yang sudah terserfikasi tersaji di aplikasi banyuwangitourism. Tinggal download aplikasinya saja,” terang Bramuda.

Di sejumlah destinasi sudah terpasang kamera pemantau (CCTV) guna melihat protokol kesehatan betul-betul dijalankan. “Bisa terlihat mana yang mana yang kurang taat protokol kesehatan,” ungkapnya.

Banyuwangi ingin menyajikan wisata yang aman dan bersih, namun juga sehat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca