LSAP Banyuwangi Garap Film Indie Kehidupan Rakyat

  • Whatsapp
Denny Sun’anudin, Ketua LSAP Banyuwangi
Denny Sun’anudin: Serius garap potensi lokal. Namun, tak ada atensi pemerintah daerah.

KABAR RAKYAT – Ditangan Denny Sun’anudin, kiprah Lembaga Seni Akting dan Perfilman (LSAP) yang getol mengangkat nama Banyuwangi sebagai pintu gerbang Perfilman Berbasis Kearifan Lokal, semakin konsisten produksi film Indie kehidupan rakyat Banyuwangi.

Pegiat seni akting di LSAP Banyuwangi memilih lebih intens menggali, mengangkat serta menumbuhkan dan kembangkan beragam potensi kearifan lokal ke ranah perfilman. Terlihat uniknya, para pemeran film garapan LSAP selalu berdialog ‘Boso Osing’ Banyuwangi.

Contohnya, film pendek LSAP terbaru, diluncurkan awal tahun 2021 lalu, “Impian Sang Anak Kampung” bergenre indie edukasi non-komersial, digarap per-episode. Pada episode perdana, cerita kehidupan seputar kisah “Korban Kejamnya Rentenir” yang terinspirasi dari fenomena sosial di masyarakat.

“Pada episode perdana, kami angkat peristiwa yang lagi marak terjadi di masyarakat Banyuwangi. Ceritanya adanya keluarga miskin yang terjerat uang pinjaman dari rentenir dengan bunga tinggi. Karena dalam batas tertentu tak mampu membayar hutang beserta bunganya, sang rentenir akhirnya menyita rumahnya. Si miskin lalu diusir keluar begitu saja,” tandas pendiri LSAP Banyuwangi ini.

Cover Film “Impian Sang Anak Kampung” Episode Perdana dalam kisah “Korban Kejamnya Rentenir”
Cover Film “Impian Sang Anak Kampung” Episode Perdana dalam kisah “Korban Kejamnya Rentenir”

Diakuinya, LSAP Banyuwangi berkonsentrasi mencetak calon-calon talenta di dunia seni peran. Sehingga pihaknya lebih memberikan kesempatan pada putra putri daerah Banyuwangi yang mempunyai bakat dan minat untuk didik dan dibina secara berkelanjutan tentang teknik reading dan aktingnya.

Jika sudah dipandang mampu, baru diikutsertakan dalam penggarapan film yang diprodksi LSAP Banyuwangi.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *