Mahasiswa IPB Ciptakan Permainan Yang Dapat Mencegah Difteri

  • Whatsapp
IPB Game Pencipta
Mahasiswa IPB

Oleh: Aldilah Yafitz

Munculnya berbagai macam penyakit di Indonesia menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Seperti wabah difteri yang sempat melanda berbagai daerah di Indonesia. Penyakit yang menimbulkan korban jiwa tersebut sempat mewabah di 20 provinsi di Indonesia. Peningkatan kasus difteri juga terus terjadi dikarenakan penyakit ini sangat mudah menyebar.

Diketahui penyakit difteri dapat dengan mudah menyebar melalui batuk dan bersin via udara dari penderita, sehingga bakteri difteri dapat dengan menginfeksi orang lain yang masih sehat. Hal ini juga diikuti dengan kebiasaan tidak menutup mulut saat batuk dan bersin yang terjadi di masyarakat.

Fenomena ini menunjukan rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan diri atau higiene personal, bahwa higiene personal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari baik dalam hal teori maupun praktik. Padahal penyakit menular seperti difteri dapat dengan mudah dicegah salah satunya melalui penerapan higiene personal.

Atas dasar hal inilah mahasiswa IPB kemudian membuat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat. PKM ini beranggotakan 5 mahasiswa jurusan Kedokteran Hewan sebagai ketua Aldilah Yafitz (2014), serta anggota yaitu Rahma Yelvi Anaf (2014), Elsi Rahmadhani (2015), Fathan Abdul Aziz (2015), dan Panji Khoirul Anam (2015).

Kelimanya menginovasikan permainan E-Halo, alias permainan Edukasi Higiene Personal Ludo. Sebagai terobosan media pembelajaran interaktif berupa permainan berbasis kesehatan. Keunikan dari permainan ludo E-Halo ini terletak pada ukuran papan permainannya yang berukuran raksasa sebesar 4,5 m x 4,5 m  dengan pemain sebagai bidaknya, hal ini berbeda dengan papan ludo pada umumnya yang hanya berukuran 25 cm x 25 cm. Selain itu, keunikan juga terletak pada konten-konten higiene personal yang terdapat di sudut-sudut papan seperti kebersihan diri, lingkungan, makanan dan minuman, serta menghindari penyakit yang erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya lagi, setiap kotak di papan permainan E-Halo terbagi menjadi dua yaitu, kotak pertanyaan dan kotak funfact. Pada kotak pertanyaan terdapat kartu pertanyaan yang berkaitan dengan masing-masing konten, selanjutnya pada kotak funfact terdapat fakta menarik tentang yang berhubungan konten-konten E-Halo.

Cara bermain permainan ludo ciptaan mahasiswa yang dibimbing oleh Dr. Drh Andriyanto, M.Si ini pun sama dengan permainan ludo pada umunya. Akan tetapi perbedaan terletak pada kotak-kotak yang berisi pertanyaan dan funfact. Jika pemain menginjakkan kaki di kotak pertanyaan maka pemain harus menjawab pertanyaan dengan benar untuk tetap berada di kotak tersebut, namun apabila pemain menjawab pertanyaan dengan salah maka pemain harusberjalan mundur menuju kotak sebelumnya. Berbeda halnya jika pemain menginjakkan kaki di kotak funfact, pemain diwajibkan membaca fakta menarik tersebut dengan suara lantang agar pemain lainnya ikut mengetahui wawasan tersebut.

Setelah berhasil terpilih menjadi salah satu PKM yang didanai oleh Kementerian Ristekdikti RI, kelima mahasiswa IPB ini kemudian menjalankan programnya secara rutin di MI PUI, Cibanteng, Bogor dengan menyasar para siswa kelas 5 MI melalui para guru sebagai target utama pendidikan program E-Halo.

Hal ini dilakukan agar guru dapat terus menggunakan permainan ini sebagai media alternatif pembelajaran yang lebih interaktif, agar para siswa memeroleh pengetahuan dari permainan ludo E-Halo ini.

Akhir kata, dengan adanya program pengabdian masyarakat ini, kelima pemuda/i dari kampus rakyat ini berharap agar E-Halo dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif, edukatif, dan aplikatif, serta dapat digunakan secara berkelanjutan dalam kurikulum belajar di MI PUI, Cibanteng, Bogor khususnya dan bagi sekolah-sekolah lainnya pada umumnya. (*) Email penulis, [email protected]

Publiser : Coi/Choiri

Baca juga : BSI Lounching & Bedah Buku ‘Satwa Liar’ di Tujuh Bukit

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *