Sunday, August 9, 2020
Home NASIONAL PERTAHANAN Marni: “Ndhuk Inilah Jati Diri Satgas TMMD”

Marni: “Ndhuk Inilah Jati Diri Satgas TMMD”

REPORTERIfa Bahsa

KABAR RAKYAT – Hari ini, Kamis (23/7/20), jarum jam sudah menunjukkan pukul 10.00 Wib. Anggota Satgas TMMD dan juga warga masyarakat masih terus berjibaku dengan pekerjaannya dalam melaksanakan pekerjaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 108 Tahun Anggaran 2020 di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung.

Sesuatu gambaran sebuah desa yang menarik, karena sebelumnya desa tersebut ibaratnya sepi tak berpenghuni. Namun, setelah kedatangan para satgas TMMD di desa mereka, keceriaan mereka mulai tumbuh.

Karena dengan pelaksanaan TMMD ini, baik pengerjaan fisik dan non fisik dikerjakan. Taka da satupun yang terlewati oleh mereka dalam bekerja. Baik dari mulai rabat jalan cor desa, pembuatan mushola di dusun Ngepoh, pembangunan RTLH sebanyak 10 unti di 3 dusun, MCK umum sebanyak 6 unit serta program tambahan lainnya mereka selalu mengerjakannya dengan penuh ikhlas.

Inilah yang menjadi tujuan utama program TMMD yakni ikut serta dengan pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan yang mereka selalu lakukan dengan bergotong royong, bahu membahu serta saling manunggal agar semua pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan dengan hasil yang baik.

Impian warga inilah yang menjadi pemicu semangat mereka dalam bekerja. Dari pagi hingga sore hari, ditambah lagi kegiatan mallam dengan melaksanakan program non fisiknya, mereka selalu berbuat yang terbaik untuk warga.

Marni, warga dusun Ngepoh, Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung, yang memiliki cucu bernama Fitri, selalu digendongnya serta memperlihatkan si bocah saatpara satgas TMMD dan warga bekerja. Dengan cara itu, ia berharap, memori pikiran bocah tersebut selalu mengingat apa saja yang dikerjakan oleh para satgas TMMD dan warga desa sehingga di saat besar nanti ia selalu mengenangnya.

“Nggih memang saben dinten kulo ajari ningali bapak-bapak tentara kalih warga nyambut damel supados benjang pami sampun ageng saget ngertos makna TMMD puniko (Ya memang setiap hari saya ajari melihat bapak-bapak tentara sama warga bekerja agar kelak setelah dewasa dapat mengerti makna TMMD ini –Red),” ucapnya.

Seolah mengerti dengan apa yang diucapkan sang nenek, Fitri bocah yang sebetulnya belum mengerti apa-apa ini terlihat nampak mengerti dengan apa yang diungkapkan sang nenek.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER