Massa Tolak Tambang Demo DPRD Tasikmalaya, Ini Pemicunya

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Ribuan massa dari lima organisasi swadaya masyarakat menggelar aksi demo di Gedung DPRD Tasikmalaya Jawa Barat. Mereka protes dugaan tindak pemalsuan tandatangan terkait ijin tambang pasir Leuweung Keusik Desa/Kecamatan Padakembang.

Massa aksi terdiri beberapa unsur, antara lain unsur budaya, sejarah, masyarakat sekitar tambang pasir serta simpatisan dari Kecamatan Sariwangi, Leuwisari, Padakembang, Singaparna dan Cigalontang.

Bacaan Lainnya

Elemen AMPEG atau Aliansi Masyarakat Peduli Galunggung, Ketuanya, A. Deden pada wartawan mengatakan, demo ini berkaitan ijin tambang pasir di Leuweung Keusik.

Awalnya, masyarakat hanya tahu block itu ada kesepakatan bersama dengan Bupati Tasikmalaya saat dijabat oleh Uu Ruzhanul Ulum. Bahwa, telah disepakti lokasi tersebut tidak untuk di tambang.

“Tiba-tiba masyarakat dengar ada ijin. Maka kami (masyarakat) menilai ada yang disembunyikan. Baik mulai dari tingkat desa maupun instansi terkait (Perizinan). Apalagi ketika dicek dan langsung bertanya jawabannya tidak ada proses perijinan dijalanlkan,” ungkap A. Deden disela aksi massa itu, Kamis (4/3/2021).

Maka kedatangan di DPRD Tasikmalaya, ditegaskan bahwa masyarakat sangat menolak adanya operasional tambang pasir. Bahkan ada pengakuan bahwa terjadi pemalsuan tandatagan dalam perijinan.

“Soal tanda tangan yang di palsukan mungkin oleh oknum pengusaha, mungkin yang memang disini bergerak langsung di masyarakat seperti itu,” Terangnya

Diungkapkan, bahwa proses ijin pertambangan dari tahun 2015 dan kabarnya ijin keluar pada tahun 2019. Oleh DPRD Tasikmalaya, aspirasi massa ditampung dan akan segera ditindaklanjuti wakil rakyat. ***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *