Kamis, November 26, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Masuk Musim Tanam Petani Diminta Taati RTTG, Ini Tujuannya

Masuk Musim Tanam Petani Diminta Taati RTTG, Ini Tujuannya

REPORTERFattahur/*

KABAR RAKYAT – Menjelang masa musim tanam kedua, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyuwangi menghimbau petani bisa mematuhi aturan Rencana Tata Tanam Global (RTTG).

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Banyuwangi mengatakan, sebelumnya di Banyuwangi memang sempat terjadi musim kemarau basah di beberapa bulan terakhir. “Itu artinya, meski kemarau tapi masih ada air hujan meski sedikit,” ujarnya.

Guntur memperkirakan, jatah air dalam masa tanam kedua tahun ini bisa tercukupi asalkan petani mentaati RTTG. Namun jika perlu adanya tambahan air, kata Guntur, daerah yang perlu tambahan air akan mendapat suplai air dari daerah lain.

Baca: Komisi II DPRD Banyuwangi Fokus Sektor Pertanian dan Penanganan Covid-19

“Jika para petani mematuhi RTTG, maka kebutuhan sumber daya air selama masa tanam hingga masa panen akan tercukupi,” jelas Guntur saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (15/9/2020).

Petani mulai menanam padi di lahan mereka.

Diakuinya, di Banyuwangi masih ada saja petani yang membandel tidak mentaati aturan RTTG yang sudah diberlakukan sejak awal tahun. “Padahal, petani akan lebih diuntungkan jika mematuhi RTTG,” terangnya.

Senada juga disampaikan Plt. Kabid Operasional dan Pemeliharaan DPU Pengairan Banyuwangi Deddy Koerniawan, petani di masing-masing wilayah diharapkan mampu menerapkan pola rencana tata tanam global.

Baca: Insiden Longsor di Area Heap Leach Tumpang Pitu Tak Pengaruhi Aktifitas Karyawan, Yusi: Kami Laporkan ke ESDM Jatim

“Petani diharapkan mentaati RTTG. Jangan memaksakan menanam padi secara terus menerus, petani bisa berganti menanam palawija,” kata Deddy.

“Kebutuhan air di masing-masing wilayah akan tercukupi apabila petani mematuhi RTTG,” imbuhnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca