Masuk Zona Kuning, Trenggalek Ancang-ancang Terapkan New Normal

  • Whatsapp
Suasana rapat di Pemkab Trenggalek

KABAR RAKYAT – Dalam rangka memasuki era New Normal, Kabupaten Trenggalek akan fokus pada kegiatan di pesantren, TPA/TPQ serta kegiatan keagamaan.

Dalam rapat yang digelar di gedung smart center, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dihadapan forkopinda menyampaikan saat ini sudah berada di zona kuning dan bisa menghadapi era baru atau new normal.

Read More

“Artinya diTrenggalek tidak ada penyebaran lokal, sehingga new normal bisa dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

“New Normal di Kabupaten Trenggalek, kita fokus untuk membuka dulu kegiatan di Pesantren TPA dan TPQ, kemudian juga kegiatan sosial keagamaan masyarakat sekitar,” ujar Bupati Arifin, Jum’at, (12/6/2020).

Menurutnya dengan setatus zona kuning di Jawa Timur, maka santri lokal bisa segera masuk. Namun hal ini tidak berlaku pada santri dari luar Trenggalek, lebih-lebih santri dari Kabupaten/Kota terdampak PSBB.

Untuk santri dari luar kota wajib dan diberlakukan surat sehat yang salah satu syaratnya adalah Rapid Test atau menunjukkan hasil Rapid Test. Selain itu pesantren harus mempersiapkan asrama khusus, agar mereka bisa melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu.

Sedangkan untuk segala pembelajaran harus meatuhi protokol kesehatan, yaitu jaga jarak, pakai masker. Pengelola Pondok pesantren juga wajib senantiasan menjaga kebersihan pondok.

Untuk kegiatan sosial keagamaan yang lain, yang penting sepengetahuan dan dapat ijin dari Satgas Desa, bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *