Minggu, November 29, 2020
Beranda BERITA Masyarakat Mandiri Gotong Royong Ajak Kemitraan Budidaya Cacing Tanah

Masyarakat Mandiri Gotong Royong Ajak Kemitraan Budidaya Cacing Tanah

KabarRakyat.ID  – Sebagai upaya meningkatkan ekonomi warga, Paguyuban Masyarakat Mandiri Gotong Royong (PMMGR) ajak masyarakat untuk menekuni budidaya cacing tanah (Lumbricus Rubellus) dengan skema mitra kerja bersama CV Rumah Alam Jaya (CV. RAJ) organik.

Ketua PMMGR, Dadang Wahyu mengatakan, saat ini kebutuhan cacing nasional cukup tinggi dan memiliki potensi pasar yang sangat luas dengan harga menjanjikan. Selain itu, pembudidayaan cacing tanah cukup mudah yakni melalui media tanah dan pakan cacing bisa diperoleh dari limbah rumah tangga atau kotoran sapi.

“Budidaya cacing tanah ini keuntugannya sangat menjanjikan, modal awal budidaya cacing tanah relatif murah, dan perkiraan dalam dua kali panen modal biasanya sudah kembali,“ ucap Dadang Wahyu, Sabtu (08/2/2020) lalu di Balai Desa Blambangan Muncar.

Dadang Wahyu mengatakan, CV RAJ dapat menampung berapun hasil panen budidaya cacing dari para mitra, Setiap mitra nantinya akan di ikat dengan perjanjian kerja sama dan mendapatkan edukasi agar  usaha budidaya cacing tanah yang dilakoninya dapat terus berkembang.

“Kita menbuka kesempatan kepada warga umum, BUMDes yang igin bermitra budidaya cacing tanah, bisa menghubungi No Handphone 081249112345,“ jelasnya.

Ternak cacing tanah

Dalam kesempatan pertemuan dengan warga masyarakat, hadir narasumber tentang tata cara budidaya cacing tanah dari CV RAJ organik, Abdul Azis Adam Maulana yang saat ini mampu meraup omzet Rp. 300 Juta dengan laba bersih sekitar 10 persen atau Rp. 30 Juta.

Adam Maulana memaparkan, hewan melata yang terlihat menjijikan saat ini diburu untuk kebutuhan bahan baku pakan ternak, industri kosmetik hingga obat-obatan. Dan usaha ternak cacing perlu dgalakkan sebagai usaha untuk mengangkat perekonomian keluarga.

“ Selain proses pembiakannya mudah, ramah lingkungan, juga berdampak positifterhadap lingkungan, karena makanan cacing adalah limbah rumah tangga,“ jelasnya.

Menurut Adam, dengan bibit cacing 25 Kg dalam waktu 4,5 bulan sudah dapat menghasilkan lebih kurang 4 kwintal cacing. Cacing bisa dipanen perdana dalam waktu 3 bulan, setelah itu bisa dipanen rutin setia 2 minggu sekali.

“Kami akan selalu memberikan pendampingan kepada mitra agar budidaya cacingnya tetap terjaga kuantitasnya,“ pungkasnya.

Reporter : Hariyadi

Editor : Choiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca