Jumat, November 27, 2020
Beranda JATIM Mbah Agus Suwarno Dari Jepara Ke Bali Kampanye Anti Narkoba Berjalan Kaki

Mbah Agus Suwarno Dari Jepara Ke Bali Kampanye Anti Narkoba Berjalan Kaki

REPORTERJaenudin

Mbah Agus Suwarno disambut Kapolresta Banyuwangi ketika Kampanye anti narkoba, Kamis (22/10/2020).

KABAR RAKYAT – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Armn Asmara Syarifuddin SH, SIK, MH, menyambut kedatangan Agus Suwarno, seorang kakek berusia 78 tahun, berjalan kaki dari Jepara menuju Bali, yang selanjutnya akan ke Jakarta untuk menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kakek sembilan cucu ini memulai misinya, keluar rumah dari Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berjalan kaki ratusan kilometer demi mengampanyekan bahaya narkotika kepada generasi muda. Diusia mulai menua Agus, prihatin terhadap peredaran narkoba yang kian marak, terutama di daerahnya, Jepara. Aksi jalan kaki kakek asal Jepara ini bentuk protes sekaligus kampanye anti narkoba.

Aksinya pria kelahiran tahun 1942 ini mematik perhatian khusus Kapolresta Banyuwangi Kombes. Pol. Arman Asmara Syarifuddin, SH.SIK, MH. Bahkan, aksi solo mbah Agus Suwarno langsung mendapat kalungan bunga.

“Peredaran Narkoba di Indonesia ini khususnya di Jepara sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, saya jalan kaki dari Jepara ke Bali, lanjut ke Jakarta, untuk mengingatkan generasi muda akan bahayanya Narkoba,” kata Agus kepada wartawan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Kamis (22/10/2020).

“Saya meminta kepada Kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba dan ditangani dengan serius,” pinta agus kepada Kombes Pol Arman Asmara yang pernah mengungkap penyeludupan sabu-sabu seberat 3600 kg di Jakarta tahun 2017 lampau.

Agus menceritakan pengalaman pahit terkait narkoba. Gara-gara narkoba, keponakannya dijebloskan ke penjara di Nusa Kambangan.

“Karena narkoba, keponakan saya masuk ke penjara di Nusa Kambangan. Jadi saya tidak ingin generasi muda di Indonesia hancur gara-gara narkoba,” ungkapnya.

Tak hanya mengimbau untuk perangi narkoba, ia juga mengkampanyekan untuk memerangi Covid-19 dengan mengajak masyarakat untuk memakai masker. Imbauan itu tertulis jelas di spanduk yang dikenakanya.

Adapun isi spanduk di bagian depan bertuliskan “Perangi Narkoba dan Covid-19, Pakailah masker selalu, Jagalah keluarga dari corona dan narkoba”

Tak hanya tulisan, dia juga membawa sejumlah surat izin dari pihak RT/RW hingga desa setempat. Dengan perbekalan uang dan pakaian seadanya, Agus sudah berhasil melewati sejumlah daerah hingga sampai di ujung timur pulau Jawa ini.

“Nanti kalau sudah sampai Bali saya mampir ke Polda Bali dan Kantor Gubernur Bali. Kemudian lanjut ke Jakarta untuk ketemu Kepala BNN (Budi Waseso). Saya minta kepada beliau di daerah-daerah diperhatikan lagi supaya punya kantor sendiri, dan menangani narkoba dengan serius. Terutama Jepara, yang tidak punya sama sekali kantor BNN,” harapnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, SH.SIK, M.H, mengaku sangat kagum dan bangga terhadap keprihatinan dan semangat Agus Suwarno. Meski sudah berusia lanjut, tetapi masih memiliki semangat dan keinginan untuk mengedukasi masyarakat akan bahayanya Narkoba.

“Ayo kita lawan dan berantas Narkotika. Sekali saja menggunakan Narkotika akan seterusnya dan sulit sekali untuk disembuhkan, serta memiliki dampak luas bagi masyarakat. Aksi mbah Agus Suwarno potret kepedulian melawan peredaran narkoba,” kata Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Arman menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh misi dan tujuan mulia Agus Suwarno ini. Selain kampanye Narkoba dia juga mengkampanyekan lawan Covid-19.

“Kita dukung perjuanganya. Karena dia juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan bermasker sebagaimana anjuran pemerintah. Karena semuanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Usai bertemu Kapokresta Banyuwangi Agus kembali melanjutkan perjalanannya menuju Bali.

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca