Pemerintah Memberi Santunan Petugas Pemilu Yang Wafat

  • Whatsapp
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (kanan) berama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (kanan) berama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

KABARRAKYAT.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan pemerintah akan memberi santunan kepada petugas penyelenggara pemilu yang wafat saat bertugas di Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai kegiatan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII yang diselenggarakan di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/4/2019).

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan belasungkawa dan duka cita, dan bahwa di pemilu ini ternyata secara fisik dan secara mental petugas KPPS kita di bawah tidak siap, yang biasanya kerja delapan hingga sepuluh jam sekarang kerjanya sampai 24 jam,” kata Tjahjo Kumolo pada wartawan.

 

Tjahjo Kumono juga menegaskan, Bawaslu dengan atas perintah Presiden ke Menkeu sedang membahas untuk pemberian santunan pada keluarga korban.

“Sudah disetujui, untuk memberikan santunan. Jangan dilihat jumlahmya. Tapi ini penghargaan kita untuk menghargai teman-teman KPPS termasuk Polri, TNI yang gugur,” tegas Tjahjo Kumolo.

Di sisi lain, ia juga menyindir sejumlah pihak yang masih menyebut hasil pemilu hoaks, menyebar fitnah, namun yang tak bisa dipungkiri adalah penyelenggaraan Pemilu kali ini adalah pemilu yang terbesar di dunia dan terumit di dunia.

“Pemilu ini terbesar di dunia, terumit di dunia, tapi berjalan sukses dan aman di hari H tidak ada apa-apa. Dan tingkat partisipasinya lebih dari 80 persen,” katanya.

“Mari kita ikuti aturan konsitusional. KPU Bawaslu bukan di bawah pemerintah, dia mandiri. Maka bagi seluruh peserta Pileg dan Pilres harus ikuti mekanisme konstitusional kalau ada yang tidak puas. Mari kita laksanakan aturan yang sudah disusun KPU,” imbuhnya.

Reporter : Fattahur

Editor     : Setiawan

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *