Sunday, September 27, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Menko Luhut Rakor Penanganan COVID-19 Jatim dan Jateng

Menko Luhut Rakor Penanganan COVID-19 Jatim dan Jateng

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pimpin Rakor virtual penanganan COVID-19 Jawa Timur dan Jawa Tengah, Selasa (15/9).

Yang diikuti Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati, Walikota bersama dengan TNI – Polri.

Menteri Koordinator Luhut mengingatkan adanya penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 yang terus terjadi. Iapun menekankan harus menjadi perhatian semua pihak. Ini menjadi PR bersama yang harus segera ditangani.

Baca: Sekdaprov Jatim Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Disiplin Prokes Cegah Covid-19

“Penanganannya harus kompak, harus ada langkah-langkah konkret. Presiden telah memerintahkan, bahwa dua minggu ke depan harus ada progres terkait pencegahan covid di daerah. Saya minta, masing-masing harus sudah kelihatan angkanya membaik,” tegasnya.

Himbauan dari Menko Luhut seluruh stakeholder saling bahu membahu berupaya pencegahan penyebaran COVID-19 serta menekan angka fatality rate COVID-19.

“Jajaran kepolisian dan TNI untuk membantu gubernur dan bupati/walikota menyelesaikan hal ini. Misalnya, duduk bersama melakukan pendataan klaster dan mengidentifikasi sumbernya,” urai Menko Luhut.

Baca: Denda Pelanggaran Prokes di Bondowoso Disesuaikan Ekonomi Warga Masyarakat

Sementara itu, Gubernur Khofifah memastikan Jatim siap menjalankan arahan dari Menko Luhut. Selama ini pun, pihaknya telah bekerja sama dengan seluruh stakeholder melakukan upaya bersama menekan penyebaran COVID-19 di Jatim.

Diantaranya, jelas Gubernur Jatim Khofifah, menangani klaster Ponpes di Banyuwangi. Didukung tim Kementerian Kesehatan, satgas covid Jatim segera turun ke lokasi ponpes melakukan tindakan bareng dengan Satgas Banyuwangi.

“Dan, kami bersyukur masa karantina santri sudah berakhir. Santri-santri semua sudah sehat,” kata Khofifah.

Baca: Walikota Probolinggo Gelar Apel Pastikan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Diterapkan

Gubernur Khofifah meminta agar Kemenkes dan Satgas mengevaluasi terkait zonasi penyebaran COVID-19, khususnya terkait penetapan warna zonasi.

“Kami mohon agar warna jangan digeneralisasi seluruh wilayah, namun bisa di –zooming ke level yang lebih kecil. Misalnya, Banyuwangi yang kini menjadi zona merah karena ada klaster di lokasi tertentu. Menurut hemat kami, yang di-merah cukup lokasi tertentu saja,” usul Khofifah.

Sementara itu, Bupati Anas menjelaskan langkah-langkah penanganan COVID-19 di daerah. Upaya yang kini dilaksanakan terus melakukan kampanye disiplin protokol kesehatan.

Baca: Akses Puluhan Gua Dalam Hutan Alaspurwo Ditutup, Bila Berwisata Silahkan

“Jam operasional pertokoan dan mall sudah kami ketatkan kembali. Para ASN sudah melakukan WFH untuk mencegah penyebaran virus di perkantoran,” kata Anas.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER