Saturday, August 8, 2020
Home BERITA Menteri Edy Prabowo Melihat Potensi Budi Daya Ikan Sidat di Banyuwangi

Menteri Edy Prabowo Melihat Potensi Budi Daya Ikan Sidat di Banyuwangi

KABAR RAKYAT –  Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi guna meilhat langsung potensi perikanan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa.

Selain menyapa peserta pelatihan pengelolaan ikan di Balai Pelatihan dan Penyuluh Perikanan Banyuwangi. Edy Prabowo juga berkunjung ke tambak pembesaran sidat, PT Iroha Sidat Indonesia di Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi, Jum’at (10/07/2020).

Edy Prabowo mengatakan, tingginya permintaan sidat di dunia menjadi potensi bagi masyarakat Banyuwangi untuk memanfaatkan kekayaan sumberdaya alam melalui budidaya sidat. Sidat asalnya dari Saragoza, namun benih-benihnya bermigrasi ke perairan Indonesia pada waktu-waktu tertentu.

“ Sidat ini aslinya dari Saragoza, tetapi anakan sidat selalu muncul di perairan Indonesia di waktu-waktu tertentu, hal ini perlu dimanfaatkan, dibesarkan menjadi industri unagi , “ ucap Edy Prabowo kepada Awak Media.

Saat ini Indonesia berada di urutan ke 10 di dunia sebagai negara pengekspor sidat. Meski berada di urutan ke 10, sidat atau unagi asal Indonesia mempunyai kualitas yang terbaik dan harganya cukup mahal.

[the_ad id=”29596″]

“ Melalui kunjungan kerja ini, semoga kami akan terus bisa melihat langkah-langkah produktifitas untuk meningkatkan produksi di budidayanya dan semakin melibatkan masyarakat , “ ucapnya.

Head of Aquacultur Division PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Ardi Budiono menyampaikan, selain proses produksi terintegrasi. Pihaknya juga menerapkan budidaya sidat yang berkelanjutan melalui sistem  restocking.

“ Kami memastikan sidat yang kami budidayakan akan kami kembalikan ke alam, sejak tahun 2015, kami mengembalikan lebih dari 250 ribu ekor sidat ke habitatnya, “ Ucap  Ardi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER