Menteri Kesehatan Nobatkan Banyuwangi Kabupaten Sehat

  • Whatsapp
Menteri Kesehatan Nobatkan Banyuwangi Kabupaten Sehat
Menteri Kesehatan Nobatkan Banyuwangi Kabupaten Sehat

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi dinobatkan sebagai salah satu Kabupaten Sehat di Jawa Timur. Penghargaan Swasti Saba Wiwerda itu diberikan oleh Menteri Kesehatan Nina F. Moeloek di Gedung Kementrian Dalam Negeri, Jakarta.

Penghargaan Kabupaten Sehat diberikan pada kabupaten/kota yang mampu menata daerahnya bersih, nyaman, aman dan sehat melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, sebuah kebanggaan bagi Banyuwangi. Sebab, sektor kesehatan adalah salah satu program prioritas Pemkab. “Ini akan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Peran serta masyarakat adalah kunci keberhasilan kami dalam mewujudkan kabupaten sehat,” ujar Anas.

Sementara itu Ketua Forum Banyuwangi Sehat (FBS) Banyuwangi, Slamet Sumarto mengatakan, kriteria lomba ini didasarkan pada empat tatanan, yakni kawasan pemukiman dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan sarana lalu lintas yang tertib, pelayanan transportasi dan pariwisata sehat.

Pada tatanan kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum sehat penilaian dilakukan dengan mengambil sampel perumahan, perkantoran maupun sekolah. Penilaian yang dilakukan seperti ketersediaan sarana prasarana kebersihan dan sistem sanitasi lingkungan. “Salah satunya program toilet bersih yang telah diterapkan di sekolah-sekolah maupun perkantoran berhasil menambah nilai plus untuk Banyuwangi,” kata Slamet.

Sedangkan untuk tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, salah satu penilaiannya didasarkan pada terciptanya kesadaran pemanfaatan posyandu dan puskesmas sebagai pusat kesehatan masyarakat.

Untuk tatanan kawasan sarana lalu lintas yang tertib, Banyuwangi memiliki inovasi uji kendaraan bermotor berbahan bakar bensin dan solar berbasis IT dan Online. Selain itu, Banyuwangi melakukan pengawasan ketertiban lalu lintas melalui Area Traffic Control System (ACTS) pertama di Jawa Timur.

“Sedangkan untuk Pariwisata Sehat salah satu keunggulan dalam penilaian Banyuwangi adalah kesadaran masyarakat mengubah pola tangkap ikan dari menggunakan bom ikan menjadi ramah lingkungan bahkan mengembangkan kawasan konservasi laut,” pungkas Slamet.

Reporter : Hermawan

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *