Meriahkan HPN 2019 Jatim, Pemprov Bedah 6 Rumah Wartawan

161 views
bedah-rumah-wartawan-1 copy

Foto: Pemprov Jatim meriahkan HPN 2019 dengan luncurkan program bedah rumah wartawan (ist)

KABARRAKYAT.ID – Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Pemrov Jatim melakukan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) milik wartawan, yang puncak peringatannya digelar di Jatim, mulai 6-9 Februari.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemprov Jatim, Mohammad Rudy Ermawan Yulianto mengatakan, ada enam rumah tidak layak huni milik wartawan yang dibedah bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dalam rangka peringatan HPN 2019 di Jatim. Rumah itu, berada di sejumlah daerah, seperti Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Tuban. Anggaran yang dikucurkan untuk setiap rumah wartawan sebesar Rp 50 juta.

“Rumah terpilih adalah, rumah milik wartawan di Jatim yang dinilai oleh tim survei memenuhi syarat yang ditentukan untuk dibedah,” ujarnya, Kamis (7/2/2019) disela-sela melakukan survei ke rumah Gatot Sudjono (Jatim Pos) di Simo Gunung Barat III/11-A Surabaya.

Saat survei, Rudy Ermawan didampingi oleh Mayor Czi Bambang Yuniarto didampingi Kasi Renkonbang Zidam V Brawijaya, di bawah Kazidam V Brawijaya dan beberapa stafnya. Pasalnya, pekerja yang dilibatkan program bedah rumah RTLH berasal dari Zipur TNI AD.

“Nah, rumah Pak Gatot ini memenuhi syarat untuk dibedah” kata Rudi, diamini Bambang, sambil menunjuk sejumlah sisi bangunan rumah yang sudah rusak. Mulai teras, atap, dinding, hingga lantainya.

Menurut Rudy Ermawan, program bedah rumah merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni milik masyarakat, dalam hal ini wartawan.

“Momentumnya, bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional,” tegasnya.

Di Jatim, program perbaikan RTLH milik warga miskin dan kurang mampu ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2009, di masa awal pemerintahan Gubernur Jatim Soekarwo, hingga sekarang.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jatim menggandeng Kodam V Brawijaya. Saat ini, RTLH yang telah dibedah jumlahnya mencapai 118.949 rumah. Pagu anggaran untuk setiap rumah Rp 8,5 juta.

“Setiap tahun, rata-rata ada 10 ribu rumah RTLH yang dibedah,” beber Rudy Ermawan.

Mayor Czi Bambang Yuniarto, Kasi Renkonbang Zidam V Brawijaya dibawah Kazidam V Brawijaya menambahkan, adanya program bedah rumah ini sangat membantu taraf kehidupan, dari rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Sedangkan keterlibatan personel Zipur TNI AD, ini menunjukkan terjalinnya hubungan yang semakin sinergis antara TNI dengan lembaga terkait lainnya dan masyarakat.

Terkait pelaksanaan bedah rumah wartawan, Bambang Yuniarto menyebut prosesnya sudah dimulai, dengan membedah rumah RTLH milik wartawan di Kabupaten Lamongan dan saat ini progres pembangunannya sudah 80 persen.

“Khusus rumah Pak Gatot di Surabaya, Jumat (8/2/2019) besok mulai kita bedah, dengan menerjunkan 5 personel. Insyaallah tiga minggu sampai sebulan sudah selesai,” imbuhnya.

Disisi lain, Gatot Sudjono, wartawan senior,  mengaku tidak menyangka, rumahnya mendapat bantuan program bedah rumah dari Pemprov Jatim, bersamaan dengan momentum peringatan Hari Pers Nasional 2019.

“Ini benar-benar nikmat yang luar biasa dan tak terhingga bagi saya dan keluarga,” tegas pria 74 tahun tersebut, dengan mengucap syukur.

Sumber: Petisi/Choiri

Editor: Richad

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply