Selasa, November 24, 2020
Beranda BERITA Meski Pagu 2021 Turun, Kinerja Pertanian Optimis Maksimal

Meski Pagu 2021 Turun, Kinerja Pertanian Optimis Maksimal

REPORTERHariyadi

KABAR RAKYAT – Meski pagu anggaran yang dialokasikan pada KUA-PPAS APBD Tahun 2021 menurun, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi optimis tetap bisa produktif dan maksimal. Targetnya agar upaya percepatan pemulihan ekonomi sosial melalui kebangkitan pertanian bisa terwujud.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arif Setiawan mengatakan, setidaknya ada dua potensi pangan yang setiap tahunnya mengalami surplus, yakni padi dan jagung.

“Artinya kinerja pertanian, khususnya untuk meningkatkan produksi terus kita pertahankan dan kita tingkatkan,” ucap Arif Setiawan saat break pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Rabu, (18/11/2020) di DPRD.

Produksi padi hingga September 2020 ini ada 535.056 ton, dengan luasan panen 50.915 hektare.

“Artinya, produksi beras di Banyuwangi tetap terjaga dan surplus di masa pandemi Covid-19. Termasuk produksi jagung juga surplus, untuk konsumsi dan ketersedian pangan masih cukup,” jelasnya.

Sektor pertanian sendiri merupakan salah satu prioritas pembangunan tahun 2021 dalam tema yang diusung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Meski demikian, dalam pembahasan KUA-PPAS Tahun 2021 yang sudah berjalan pembahasannya saat ini, anggaran program pertanian yang dialokasikan pada APBD tahun 2021 mengalami penurunan.

Jika tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp. 70 miliar, di tahun 2021 nanti rencananya pagu anggaran yang dialokasikan untuk program pertanian hanya sebesar Rp. 30, 4 miliar saja.

Menanggapi hal tersebut , Arif mengaku tetap optimis bisa memaksimalkan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Banyuwangi. “Berapapun yang diberikan kepada kita, tetap akan kita maksimalkan” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca