Murid SD Pendarahan Dicabuli Orang Dewasa

  • Whatsapp
Perkosaan
ilsutrasi asusila/freepick

Ilustrasi

KABARRAKYAT.ID — Mawar 6 tahun (bukan nama sebenarnya, red) jadi korban perkosaan orang dewas. Darah mengalir diselangkangan saat dibawa ke rumah sakit di Lampung Timur. Rasa iba dari pengunjung dan perawat membuat keluarga Mawar terpukul akan peristiwa yang menimpanya. Seterusnya, korban dibawa kakek juga ibunya didampingi relawan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur mendatangi Polsek Way Jepara untuk melapor dugaan pencabulan yang dialami. Kapolsek Way Jepara AKP Rizal Efendi dikonfirmasi wartawan via ponselnya, membenarkan ada laporan itu. “Iya memang ada laporan tersebut,saat ini Kami masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Unit PPA polres Lampung Timur” ujarnya, Rabu (19/09/18).
Baca juga:
Keluarga mengetahui Mawar mengalami pendarahan pada 14 September 2018, saat itu sang Ibu melihat ada darah yang mengalir dari alat kelaminnya. Ketika ditanya apa yang terjadi, korban tidak menjawab dan seperti ketakutan. Sekedar tahu Mawar yang masih duduk di kelas 1 SD diketahui tinggal bersama ayahnya dan seorang pria di rumahnya di Kecamatan Way Jepara Lampung Timur. Korban di ketahui mengalami pendaharan di alat Vitalnya selama 3 hari dan pada siang ini Unit PPA polres Lampung Timur membawanya ke RSUD Sukadana untuk dilakukan visum. Hingga berita ini diunggah, belum ada kabar dari kepolisian terkait siapa yang bertanggungjawab melakukan tekanan dan pencabulan pada Mawar. Reporter : Aini Editor : Coi/Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *