Nelayan Gili Raja Sumenep Nyaris Tenggelam Dilaut

  • Whatsapp
SAR Nelayan Tenggelam1
SAR Nelayan Tenggelam1

Tim SAR dan Satpolair melakukan pencarian dilaut (Ft. Istimewa)

KABARRAKYAT.ID – Kecelakaan perairan laut antara perairan Situbondo dengan Madura, menimpa nelayan bernama Munasih (50) warga Gili Raja, Sumenep. Tim Basarnas full tim bersama-sama Satpolair Polres Situbondo melakukan pencarian dan baru dapat kabar korban diselamatkan nelayan lain dan dibawah ke daratan Madura, Rabo (19,9,2018).

Informasi diterima anggota keluarga korban melapor ke petugas Tim BASARNAS terdekat dan disebarkan pada petugas keamanan SAR terdekat. Diceritakan dalam lapora, nelayan asal Sumenep itu, perahunya terbalik ditengah laut dan meminta bantuan keluarga mengabarkan ke petugas keamanan laut terdekat.

Jefriyansah Komandan Tim (Dantim) SAR Jember menceritakan, korban nelayan Munasih mengabarkan pada anggota keluarga, agar segera meminta bantuan karena perahunya terbalik.

“Pada hari rabu, 19 sep 2018 pada pukul 06.30 wib terima info dari keluarga korbanMat (65) , warga kalbut , situbondo. Dia melaporkan bahwa ada anggota keluarganya yang mengalami musibah perahu terbalik di perairan Kalbut, Situbondo,” kata Dantim SAR itu.

SAR Nelayan Tenggelam
Petugas SAR memastikan keselamatan nelayan yang sudah tertolong

Tim SAR memperkirakan lokasi terbaliknya kapal nelayan, F.Koordinat TKM Estimasi 7° 30′ 12,13″ LS 113° 57′ 08″ BT.

Setelah melakukan pencarian, keluarga korban mendapatkan kabar, dari keluarga yang di Madura. Bahwa korban Munasih, berhasil ditolong nelayan setempat, saat menangkap ikan dan korban, kini dievakuasi ke Gili Raja dalam kondisi selamat dan kondisi lemas.

Jefriyansah, dan tim Basarnas Jember, bersama tim, langsung menghentikan pencarian dan untuk memastikan kondisi korban dalam keadaan selamat, tim gabungan mendatangi rumah korban dan pihak keluarga juga memastikan korban saat ini dievakuasi ke gili raja, dalam kondisi selamat.

Munasih, yang dikenal sebagai penjual pakan ternak jerami untuk ternak warga disejumlah kepulauan Madura. “Dia selalu sendiri berlayar dan berangkat selalu malam hari,” kata Jefriyansah.

Reporter: Yons

Editor: Coi/Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *