Nelayan Pantai Pancer Tak Melaut Karena Cuaca Buruk

  • Whatsapp
Nelayan pancer_cuaca buruk1 copy
Foto: Ratusan perahu nelayan ditambat kepinggir pantai Pancer (Jaenudin)

KABARRAKYAT.ID – Nelayan di perairan pantai Pancer, Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi Jawa Timur tak melaut, karena cuaca buruk. Mereka memilih mentambatkan perahu ke darat, karena himbauan BMKG, pada bulan Januari 2019, potensi terjadi hujan deras diserta angin.

Untuk menyibukan diri, nelayan memilih memperbaiki peralatan melaut dan memperbaiki kapal. Kalaupun mencari ikan, nelayan setempat tidak akan mengambil resiko kelaut lepas. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para nelayan ada yang mengandalkan pendapatan berdagang dari keluarga. Bahkan memilih jadi buruh pekerjaan lainnya.

Read More

banner 645x400

Nelayan setempat, Suwito (55) warga Dusun Pancer, mengatakan banyak para nelayan yang tidak melaut dikarenakan cuaca buruk. Jumlah kapal mencapai kurang lebih ratusan kapal yang sengaja parkir di pelelangan ikan di Pantai Pancer.

Nelayan pancer_cuaca buruk copy
Foto: Nelayan Pancer tetap beraktifitas memperbaiki perahu disaat cuaca tidak bersahabat (Jaenudin)

“Cuacanya buruk, yang terjadi hujan deras disertai angin kencang, mengakibatkan ombak laut tinggi dan arus sangat deras. Jadi kami tidak berani melaut,” ungkap Suwito, Selasa (22/1/2019).

Baca juga:

Kalau cuaca baik, mereka melaut hingga jauh. Hasil tangkapannya sangat bagus. Misalnya harga ikan gurita kelas A mencapai Rp. 75 ribu rupiah. Sedang kelas B harga Rp. 65 ribu dan yang kelas C harga Rp. 55 ribu perkilogramnya.

“Namun kalau cuaca buruk musim hujan disertai angin kencang seperti ini, yang jelas para nelayan lebih baik  tidak kerja melaut. Sekarang nelayan membenahi perahu sambil menunggu cuaca baik lagi,” pungkasnya.

Reporter: Din/Jaenudin

Editor: Richad

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *