Ngabuburit di Kampung Kaligrafi Nuansanya Islami

196 views

tampak-seorang-pria-duduk-santai-menunggu-waktu-buka-puasa-di-kampung-kaligrafiFoto: Kampung Kaligrafi, tempat tongkrongan asyik untuk menunggu buka puasa ramadan. (Ifa)

KABARRAKYAT.ID – Ngabuburit menjadi kebiasaan jelang waktu buka puasa ramadan. Kali ini, penulis ingin mengajak dan mengenal tempat unik, ‘Kampung Kaligrafi” di RT/4 RW/2 Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan Bondowoso. Penuh nuansa islami, karena banyak ukuran unik kaligrafi bertuliskan bahasa arab.

Ratusan ayat-ayat suci Alquran, yang disajikan dengan seni kaligrafi kontemporer, menyambut setiap pengunjung yang datang ke kampung tersebut.

Setiap pojok kampung terpasang seni khas arab tersebut, mulai dari pintu masuk kampung, teras, halaman rumah, hingga pepohonan. Sehingga nuansa Bulan Ramadhannya semakin terasa.

 

Di bulan Ramadhan suasana kampung kaligrafi semakin terasa kental dengan nuansa islami. Sebagian warga menggunakan lokasi untuk belajar mengaji bersama, memperdalam ilmu agama hingga berswafoto.

Ragam kaligrafi tersebut dibuat dari bahan-bahan limbah, seperti kertas dan sandal bekas, kayu bekas banguanan kuno yang biasanya hanya terbuang percuma dan mengotori lingkungan.

beberapa-warga-setempat-duduk-santai-ngabuburit-menunggu-waktu-buka-puasa-di-kampung-kaligrafi

Foto: Sejumlah warga duduk santai menunggu datangnya buka puasa. (Ifa)

Kampung tersebut sendiri awalnya adalah kampung biasa yang kumuh dan tidak tertata. Namun di tangan seorang warga bernama Ahmad Zubairi, kampung ini berubah menjadi permukiman berhias kaligrafi.

“Di sini ada bekas mebel, dulu dibuat kayu bakar, dibuang. Juga kayu bekas bangunan tua yang dimakan rayap,” katanya.

Kayu-kayu tersebut, didapat dari masyarakat. Apalagi, memang pembenahan kampung itu, merupakan murni hasil swadaya.

“Karya ini murni, hasil karya saya sendiri, tanpa lihat di google, atau lihat di panduan khattot. Setiap karya pasti berbeda, ini kaligrafi kontemporer,” katanya.

Pantauan di lapangan, sejumlah warga juga datang untuk bersantai di sekitar kampung, sambil menunggu waktu berbuka puasa atau adzan magrib tiba.

Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang memanfaatkan suasana ngabuburit tersebut untuk berswafoto. Selain indah dengan seni kaligrafi, bunga-bunga yang ditanam warga menambah keindahan suasana di sekitarnya.

Hasanah (32 tahun), salah seorang pengunjung mengatakan, bahwa suasana Kampung Kaligrafi sangat islami, dan cocok dengan Bulan suci Ramadhan.

“Datang saja ke sini. Ternyata cocok indah dan bernuansa islami. Ini bisa jadi tempat yang pas untuk nunggu adzan magrib tiba,” jelasnya.

Selain Hasanah, banyak warga yang datang ke Kampung Kaligrafi tersebut, untuk ngabuburit atau menunggu waktu buka puasa Ramadhan tiba.

Reporter : ifa

Editor : Setiawan/Choiri

Banner PDI







Loading...

#bondowoso #Bulan Ramadhan #kampung kaligrari #ngabuburit

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply