Oknum Perangkat Pemerintah Desa Kradenan Dikabarkan Punya WIL

  • Whatsapp
ilustrasi hubunga
Ilustrasi hubungan pertemanan.

KabarRakyat – Oknum perangkat pemerintah Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, inisial S diterpa kabar punya hubungan special dengan WIL, inisial SR.

Dikonfirmasi, oknum perangkat Desa Kradenan itu mengaku kenal dengan SR.

Read More

“Tapi jika saya dikatakan ada hubungan intim, maka dengan tegas saya jawab tidak benar dan saya tidak pernah berbuat intim. Kalau komunikasi iya, dan apa yang diisukan tersebut tidak benar,” ungkap S alias Y, oknum perangkat pemerintahan desa, Rabu (4/3/2020).

Diakui, mengenal SR sudah lama sekali, sekira 30 tahun lebih. Jadi ia sudah mengenal SR sejak dirinya belum menjadi perangkat desa seperti sekarang ini.

“SR pernah mendatangi saya, curhat tentang rumah tangganya. Terlepas benar atau tidak, yang tahu SR itu sendiri. Saat itu curhat tentang ketidakharmonisan rumah tangganya,” kata S bercerita.

Dicurhati seperti itu, lanjut S, ia pun sempat memberikan saran-saran terbaik agar jangan sampai bercerai dengan suaminya. Meski demikian, SR masih tetap saja datang menemuinya.

“Dan saya sarankan lagi, kalau tetap ngeyel untuk bercerai lebih baik melalui pengacara. Dan ternyata ia memakai pengacara,” tambah S.

Meski persoalannya sudah ditangani pengacara, tambah S, perempuan ini rupanya masih saja menceritakan keadaan rumah tangganya yang tidak harmonis itu. Mulai sering terjadi pertengkaran hingga mengaku adanya beban mental.

“Dan yang sebenarnya saya tidak tahu menahu. Semua ini keluhannya SR sama saya,” akunya lagi.

Oleh karena itu, terkait tuduhan-tuduhan miring yang tidak mendasar itu dengan tegas dibantahnya. Sehingga ia menduga jika semua itu hanyalah akal-akalan untuk mencemarkan nama baiknya.

Terkait isu, ada oknum pemerintahan desa Kradenan punya WIL, Camat Purwoharjo, Drs. Ahmad Laini, M.Si. mengaku jika dirinya tidak tahu sama sekali tentang kebenaran masalah itu. Untuk itu pihaknya harus melakukan cross check dulu informasi ini.

Dijelaskannya, semua persoalan itu harus mendasarkan pada asas praduga tidak bersalah. Misalkan isu itu benar, tentu akan ada sanksi.

Reporter: Jaenudin

Editor: Rony DE

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *