Tuesday, October 27, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Operasi Yustisi 43 Warga Banyuwangi Terjaring Tanpa Masker

Operasi Yustisi 43 Warga Banyuwangi Terjaring Tanpa Masker

REPORTERRichard
- Advertisement -

Operasi Yustisi dipimpin Kapolresta Banyuwangi jaring warga tanpa masker.

KABAR RAKYAT – Polresta Banyuwangi menggelar operasi Yustisi serentak pelaksanaan Inpres no. 6 tahun 2020, Sabtu malam( 19/9/2020). Operasi dipimpin Kapolresta Banyuwangi bersama TNI dan Satpol PP menjaring 43 orang yang tidak disiplin protokol kesehatan.

Penegakan disiplin proyokol kesehatan menjadi unsur terpenting di dalam upaya pemerintah melakukan percepatan penanggulangan wabah Covid -19 . Tingginya angka pasien yang terpapar Covid -19 akibat tidak patuhnya warga menjalan protokol kesehatan manjadi faktor utama.

Operasi yustisi serentak di wilayah Banyuwangi di pusatkan di Taman Tirta Patung Kuda dipimpin Kapolesta Banyuwangi Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifuddin, S.H, S.I.K, M.H ,Sabtu malam (19/9/2020) mengedepankan cara humanis dalam penindakan.

Dalam operasi kali ini melaksanakan penindakan kasat mata terhadap pelanggar protokol kesehatan bermasker. Pelaksanaan Criminal Justic System terhadap pelanggar, pendataan Identitas (KTP dan SIM oleh Kepolisian bersama Satpol PP). Termasuk pemberian Sanksi teguran dan pembuatan surat pernyataan kepatuhan Protokol kesehatan bermasker.

” Operasi Yusitisi akan kami gelar setiap saat. Harapanya masyarakat sadar dan patuh untuk mengedepankan protokol kesehatan. Pemakaian masker standar mampu menghidarkan orang dari penularan virus Cobid -19 itu yang paling utama. Selain physical distancing dan berprilaku hidup sehat”, kata Kombes.Pol.Arman Asmara.

Sebelumnya Polresta Banyuwangi membentuk tim pemburu masker yang bertugas melakukan penindakan terhadap setiap pelanggar. Ada 43 orang terjaring dalam operasi yustisi. Warga yang melanggar tanpa masker langsung dikenakan sanksi oleh petugas . Mulai sanksi teguran ringan hingga ancaman sanksi adminitrasi.

Tidak sedikit dari pelanggar yang menjalani hukuman dengan push up termasuk menyanyikan lagu kebangsaan.

 

 

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca