Senin, Januari 18, 2021
Beranda BERITA UTAMA Ormas Dan LSM Banyuwangi Dukung Sikap Polri Usut Kasus FPI

Ormas Dan LSM Banyuwangi Dukung Sikap Polri Usut Kasus FPI

REPORTERJaenudin

KABAR RAKYAT – Belasan Ormas dan LSM di Banyuwangi mengutuk keras aksi anarkisme anggota FPI yang sengaja melawan polisi di Tol Cikampek, Jakarta, Senin (7/12).  Aksi brutal anggota FPI dinilai sudah mengarah ke aksi terorisme dan bukan kriminal biasa.

Sedikitnya 12 Ormas dan LSM di Banyuwangi menyikapi aksi anggota FPI baku tembak dengan anggota Polda Metro jaya di jalan tol Jakarta -Cikampek menewaskan 6 anggota laskar khusus FPI .Tindakan 6 anggota FPI adalah tindakan melawan hukum dan dikategorikan aksi terorisme.

Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi mencermati dan menyikapi penyerangan yang dilakukan oleh 6 orang laskar khusus ormas Front Pembela Islam.(FPI) terhadap petugas Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dijalan tol Jakarta -Cikampek adalah tindakan premanisme yang dapat dikategorikan aksi terorisme.

Aksi dukungan penegakan hukum terhadap para pelaku penembakan anggota Front Pembela Islam terhadap anggota Polda Metro Jaya itu disampaikan Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi di depan Mako Polresta Banyuwangi, Kamis (10/12/2020).

Dalam pernyataan resminya Ormas dan LSM di Banyuwangi mengutuk keras tindakan Anggota FPI yang dikenal anarkis.

Kordinator LSM Gempur BWI Edi Hariyanto mewakili Aliansi Masyarakat Cibta Damai Banyuwangi menegaskan mendukung sikap POLRI (Khususnya Polda Metro Jaya) bertindak tegas terhadap kelompok preman berkedok agama yang menyerang petugas Kepolisian (Anggota Polda Metro Jaya) dijalan tol Jakarta Cikampek.

” Kami mengutuk keras periyerangan terhadap Anggota Kepolisian Polda Metro Jayq yang sedang bertugas dalam upaya penegakan hukum. Dan mendesak agar Polri mengusut tuntas siapa yang menggerakan laskar FPI. Dan melakukan pengusutan kepemilikam senjata api milik anggota FPI,” kata Edi Hariyanto.

Ormas dan LSM Banyuwangi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri dan TNI yang melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku demi menjaga keamanan dan kedamaian.

” TNI / Polri jangan ragu-ragu dalam penanganan dan tindakan tegas terhadap kelompok radikal di Indonesia. Apalagi mengancam rasa persatuan dan kesatuan NKRI. TNI/Polri tidak boleh ragu dan jangan memberikan toleransi terhadap gerakan kelompok radikal mengatasnakan agama,” desak koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi.

Ormas dan LSM Banyuwangi diantaranya : Aliansi Rakyat Banyuwangi, Relawan Jokowi Banyuwangi,Gerakan Penyelamat Uang Rakyat, Gerakan Rakyat Anti Korupsi, BADAN, ARK, Konsursium Demokrasi Banyuwangi, Laskar Merah Putih.

Berikutnya, Lembaga Peneliti Merah Putih, Fulnes Pari 7,BEAK Blambangan, Forum 5 Maret,Blambangan Anti Korupsi,Solidaritas Masyarakat Transparasi, SOMASI, Asosiasi Peduli Rakyat Banyuwangi dan GAGAK HITAM PERKASA

Menanggapi sikap dukungan Ormas dan LSM Banyuwangi itu Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifuddin mengucapkan banyak terimakasi atas dukungan kepada Polri bersama TNI dalam upaya menjaga keamanan dan ketentraman termasuk penegakan hukum.

” Aksi Ormas dan LSM Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi dalam memberikan dukungan kepada Polri dalam upaya penegakan hukum dan cipta kondisi menuju Indonesia yang aman damai sangat berarti bagi institusi Polri dan khususnya Pokda Metro Jaya. Dukungam moral masyarakat ini akan menjadi energi dalam upaya Polri bersama TNI dalam menjaga Kantibmas, penegakan hukum dan pengendalian keamanan di Republik yang kita cinta bersama,” kata Kombes.Pol.Arman Asmara.

Dalam kesempatan yang sama Kapolresta Banyuwangi juga menitipkan pasca Pilkada serentak ini sama-sama menjaga kedamaian dan keamanan Banyuwangi.***

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca