Pagi Ini Pembalap ITDBI 2018 Adu Cepat di Etape 1

  • Whatsapp
ITDBI 2018 Etape 1 copy
ITDBI 2018 Etape 1 copy

ITDBI 2018 Etape 1 (Satu) (Ft. Istimewa)

KABARRAKYAT.ID – Pagi ini, pukul 09.45 WIB, Rabu (26/9/2018), pembalap International Tour De Banyuwangi Ijen (ITDBI) 2018 adu cepat berebut juara di Etape 1; start dan finis, Kantor Bupati Banyuwangi – Songgon (Wisata Rowo Bayu) dengan jarak tempuh 153.1 km (kilometer).

Data HRC (handbook race manual) diterima KABARRAKYAT.ID, rincian lintas pembalap ITDBI di Etape 1; #Start Kantor Bupati Banyuwangi (Kecamatan Banyuwangi Kota) – Sumberberas (Kecamatan Muncar) – Kradenan (Kecamatan Purwoharjo) – Glagahagung (Kecamatan Purwoharjo) – Kecamatan Gambiran – Kecamatan Sempu – #Finis Songgon (Wisata Rowo Bayu).

Bacaan Lainnya

Panitia ITDBI pada Etape 1, akan memberikan tantangan pada pembalap tanjakan yang terus menukik dari start hingga finish diketinggian 600 meter di Wisata Rowo Bayu Kecamatan Songgon.

Chairman ITDBI 2018 Guntur Priambodo menambahkan, tahun ini ITdBI digelar dalam empat etape dengan total lintasan sepanjang 599 KM.

“Rute ini akan ditempuh dengan melalui rute datar, rolling (naik turun) serta tanjakan hingga 1.800 m di atas permukaan laut (dpl) dengan katergori Hors Clas (HC) yang ada di lereng Gunung Ijen,” kata Guntur.

Dalam OC (opening Ceremony), Event Director ITDBI 2018 Jamaluddin Mahmood mengatakan bahwa kualitas ajang balap sepeda tahunan tersebut semakin kompetitif. Sebab, persaingan lebih merata. Potensi juara tidak didominasi tim-tim besar.

“Tahun ini kemampuan peserta yang ikut cukup balance. Meskipun mereka semua punya kelebihannya masing-masing. Ada tim yang unggul di rute flat, juga ada yang sangat jago di jalur tanjakan. Jadi kemenangan di tiap etape tidak akan didominasi oleh satu tim saja,” kata Jamal usai opening ceremony ITDBI tadi malam, Senin (24/9).

Baca juga:

Jamal melanjutkan, tim yang patut diperhitungkan salah satunya St. George Continental dari Australia yang baru saja merebut gelar juara tim di Tour de Siak 2018. Tak hanya itu, pembalap mereka, Matthew Zenovich, juga menjadi juara umum alias general classification di ajang tersebut. Pembalap Selandia Baru 24 tahun itu bakal kembali turun untuk mengulangi hasil impresif tersebut di Banyuwangi.

Selain St. George, kata Jamal, tim Asia juga tak boleh diremehkan. Tim-tim spesialis tanjakan seperti Kinan Cycling Team dari Jepang, Terengganu Cycling Team Malaysia, Team Sapura Malaysia, dan Ningxia Sports Livial dari China bakal saling berhadap-hadapan.

“Tim tim ini harus diwaspadai karena memiliki pebalap yang merupakan raja tanjakan. Terutama yang paling kuat saat ini adalah Tim Kinan Jepang yang menduduki peringkat satu Asia,” kata Jamal.

Kinan Cycling Team sendiri akan menurunkan pebalap andalannya yakni Thomas Lebas (Prancis), Salvador Guardiora (Spanyol), Yudai Arashiro (Jepang), dan Genki Yamamoto sang juara nasional Jepang yang jago di balap sprint.

“Thomas Lebas pernah juara umum Tour de Flores 2017 kemampuannya pada jalur tanjakan sangat perlu diwaspadai. Di ITdBI ini siapa yang paling cepat menaklukkan tanjakkan Ijen biasanya dia yang keluar sebagai juara,” kata Jamal.

Tahun ini, ITdBI diikuti sebanyak 19 tim peserta dari 25 negara. Selain lima tim kuat Asia di atas, ada 14 tim lainnya yang akan berlomba menjadi yang terbaik dalam ITdBI 2018. Ke empat belas tim tersebut adalah Nex CCN Cycling Team dari Laos, FORCA Amskin dari Korea, Global Cycling Team dari Belanda, PCS CCN Cycling team Belanda, Thailand Continental Cycling Team, PGN Road Cycling Team Indonesia, Bike Life Dongnai Vietnam, KFC Cycling Team Indonesia, Advan Customs Cycling Team Indonesia, 7Eleven Philipina, Trengganu Cycling Team Malaysia, Java Partizan Serbia, Team McDonald Downunder Australia, Uijeongbu City Team Korea dan Banyuwangi Road Cycling Club( BRCC) Team Indonesia.

Berikut 4 Etape ITDBI 2018:
  • Hari Pertama Balapan, Etape I, pebalap akan melintasi rute sepanjang 153,1 KM. Start dari depan kantor Pemkab Banyuwangi dengan finish di Rowo Bayu Kecamatan Songgon.
  • Hari Kedua Balapan, Etape 2, jarak tempuh 179,3 KM, race akan dimulai dari Stasiun Kalibaru menuju finish di Kantor Bupati Banyuwangi.
  • Hari Ketiga Balapan, Etape ke 3, akan menempuh 139,4 KM. Dimulai dari ruang terbuka Maron Kecamatan Genteng menuju finish di depan Kantor Pemkab Banyuwangi.
  • Hari Keempat Balapan, Etape 4, etape terakhir menempuh jarak 127,2 KM. Start dari Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran, finish di Paltuding Ijen, Kecamatan Licin.

Reporter: */Fattahur/Coi/Choiri/hms

Editor: Coi/Choiri/Richad

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *