Pansus: Kaji Ulang Kenaikan KIR Kendaraan Banyuwang

  • Whatsapp

KABARRAKYAT.ID – Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Perda Retribusi Jasa Umum DPRD Banyuwangi minta eksekutif mengkaji ulang nilai kenaikan retribusi uji KIR kendaraan bermotor di Banyuwangi.

Sebelumnya dalam lampiran perubahan ketiga Perda No 12 tahun 2011 tersebut, biaya uji kendaraan bermotor tarif retribusinya diusulkan sebesar Rp. 100 Ribu.

Bacaan Lainnya

Ketua Pansus Perubahan Perda Retribusi Jasa Umum DPRD, Marifatul Kamila.SH mengatakan, hasil konsultasi di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dan Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur meminta penyamaan besaran tarif uji KIR sebesar Rp. 100 Ribu perlu dikaji ulang.

“ Dalam rapat pembahasan bersama Dinas Perhubungan, Pansus minta tarif retribusi dihitung ulang, dan tidak dipukul rata sebesar Rp. 100 Ribu, “ ucap Marifatul Kamila saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Selasa (02/10/2018).

Baca juga: “Anakku Brigda Riza Bagaimana Kabarmu di Palu?”

Menurut Marifatul kamila, kenaikan tarif uji KIR jangan sampai terpaut jauh dengan tarif retribusi yang diterapkan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Situbondo, Jember maupun Bondowoso.

Dikhawatirkan pemilik maupun pengusaha angkutan penumpang atau barang justru pindah uji kir ke daerah lain yang tarifnya lebih murah.

“Kami khawatir pemilik kendaraan bermotor pindah uji kir ke kabupaten lain yang retribusinya lebih murah, kita yang rugi, karena di Jawa Timur tarif uji kir tertinggi baru di Surabaya dan Malang , “ ungkap Politisi Partai Golkar asal Banyuwangi kota ini.

Selain itu, Pansus berharap kepada Dinas Perhubungan dalam penghitungan ulang tarif retribusi uji kir harus berdasar pada Jumlah Berat Bruto (JBB) kendaraan, dan tidak disamaratakan seperti yang diusulkan semula.

Reporter : Hariyadi

Editor : Coi/Choiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *