Pasangan Penyelundup Sabu Jaringan Malaysia Ditangkap Petugas Keamanan Bali

  • Whatsapp
BNN TANGKAP PENGEDAR SABU-SABU
Ilustrasi. Ft. Harian Haluan

Polda Bali, Tersangka Didik asal Genteng Wetan, lolos dari pantauan petugas Bea Cukai. Ia terdeteksi keberadaannya setelah pasangannya Bunga simpan sabu di celana dalam berhasil ditangkap.

KabarRakyat.ID – Pasangan penyelundup sabu-sabu ditangkap Tim Gabungan Bea Cukai Ngurah Rai dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali di Bandara Ngurah Rai, Bali, Senin (10/2) malam.

Read More

Kedua pelaku masing masing Didik Sucipto (40) dan Bunga Erita Septya Putri diketahui membawa sabu 600 gram sabu  sesaat setelah turun dari pesawat rute Malaysia-Denpasar.

Demikian dijelaskan Wadir Reserse Narkoba Polda Bali AKBP I Putu Yuni Setiawan. “Awalnya, petugas Bea Cukai menangkap yang perempuan berinisial B (Bunga) dengan barang bukti sabu  yang disembunyikan di pakaian dalam yang dikenakannya,”ujar AKBP Setiawan di sela-sela rilis Operasi Antik di Polda Bali, Rabu (12/2).

Pada petugas Bunga  mengaku dari Malaysia bersama Didik.  Namun, pria asal  Dusun Genteng Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur ini lolos di Bandara Internasional Ngurah Rai. Dari keterangan tersebut, Bea Cukai berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali.

“Pelaku D (Didik) tiba duluan,”katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan Didik di kos temannya di Jalan Tukad Bilok, Gang Harum Putra Getar nomor 18, Denpasar Selatan. Sekitar pukul 01.00 wita, tersangka ditangkap.  Dari tangan Didik, petugas menyita barang bukti tujuh plastik klip berisi sabu seberat 289,17 gram dalam koper yang dibawanya dari Malaysia. Selain itu, polisi juga mengamankan 60 butir tablet erimin, sebuah passpor serta handphone.

“Bisa dibilang keduanya bagian dari jaringan narkoba internasional. Pengakuannya baru sekali membawa narkoba ke Bali,”ungkapnya.    “ Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain. Kami masih fokus mengejar siapa pengendalinya,”sambung Setiawan.

Reporter: Suharnanto

Editor: Richard

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *