Pasca Berkas Dukungan Ditolak, Hari Ini! Pasangan Bunda Satiyem-Sunariyanto Mengadukan KPU ke Bawaslu Banyuwangi

  • Whatsapp
Buda Satiyem
Satiyem, S.Pd, MM

KabarRakyat.ID – Pasca ditolak berkas syarat dukungan oleh KPU Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pasangan bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada 2020, pemilihan bupati dan wakil bupati jalur perseorangan, Bunda Satiyem-Sunariyanto, Kamis (27/2), hari ini, akan mengajukan gugatan ke Bawaslu, guna penganuliran keputusan KPU setempat hasil pleno.

Didatangi dirumahnya, mantan Kabag Humas Pemda Banyuwangi, Satiyem, S.Pd, MM membenarkan keterangan kuasa hukum, Hariyanto, SH pada saat penyerahan hasil keputusan KPU, pada hari, Selasa malam (25/2/2020).

Read More

“Kamu mengadu besok Kamis, (27/2/2020) sekitar pukul 09.35 wib, mengadu ke Bawaslu Kabupaten Banyuwangi,” tegas Bunda Satiyem pada wartawan KabarRakyat,ID.

KPU, kata Satiyem, menolak pendaftaran. Alasannya, setelah KPU melakukan penghitungan secara manual, karena berkas syarat dukungan Bapaslon miliknya, dianggap kurang lengkap.

Atas permasalahan itu, Satiyem dan bacawabub Sunaryanto, memohon Bawaslu Banyuwangi menganulir keputusan KPU tertanggal 25 Februari 2020 sebagaimana termaksud dalam perihal surat dari pihaknya.

Baca juga: Berkas Ditolak KPU Pengacara Satiyem – Sunaryanto Akan Tempuh Jalur Hukum

Dijelaskan, hal demikian dapat dibuktikan berawal pada tanggal 23 Februari 2020, pihak Bapaslon tersebut telah menyerahkan sejumlah 97.500 lembar dukungan dari masyarakat. Namun dalam penghitungan oleh verifikator dari KPU, dukungan tersebut menyusut menjadi sekitar 62 ribu lembar.

“Sehingga kami kehilangan kertas dukungan sebanyak 25 ribu suara,” ungkanya.

Dukungan sejumlah 97.500 lembar itu, versinya telah diserahkan berdasarkan 89.500 lembar dukungan yang masuk di Silon KPU. Selain itu juga ditambah dukungan kembali sebanyak 8000 lembar yang belum dimasukan ke Silon.

Sebelumnya diberitakan, Kuasa Bapaslon, Heriyanto mengatakan, KPU Banyuwangi telah mencurangi dan membohongi kami saat penghitungan manual syarat dukungan karena tidak sesuai dengan yang telah diserahkan sebanyak 94 ribu lebih dukungan.

“ Kami mendapatkan instruksi dari Bunda Satiyem untuk menolak keputusan KPU terkait dengan kecurangan KPU menghitung syarat dukungan yang telah kami serahkan, karena tidak sesuai,“ ucap Heriyanto kepada sejumlah Awak Media, Selasa malam (25/02/2020).

Reporter : Siswanto/Hariyadi

Editor : Richard

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *