Sunday, October 25, 2020
Home HOT NEWS Pasien Sembuh Tembus 2070, RS Lapangan Indrapura Terima Pasien Jemput COVID-19

Pasien Sembuh Tembus 2070, RS Lapangan Indrapura Terima Pasien Jemput COVID-19

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Angka Kesembuhan di RS Lapangan Indrapura terus bertambah secara signifikan tiap harinya. Per Hari ini  Jum’at (25/9), RS Lapangan Indrapura telah berhasil mengantarkan  kesembuhan 2.070  pasien COVID-19 dan alhamdulillah nol kematian.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya menyampaikan bahwa kiat utama dari keberhasilan adalah karantina terpusat yang dilakukan oleh RS Lapangan Indrapura. Hal ini menjadi cara yang paling efektif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, RS Lapangan Indrapura menyembuhkan 2.070 pasien nol kematian. Ini prestasi yang luar biasa. Kami semua terimakasih kepada para tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat, relawan serta pihak yang bekerja profesional yang tidak kenal lelah, khususnya Pangkogabwilhan II yang mengomandani RSDL ini,” ujar Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya, pada Jumat,  (25/9) pagi.

Selain metode isolasi atau  karantina terpusat, Gubernur Khofifah mengungkapkan metode perawatan yang tepat menjadi aspek pendukung akan tingginya angka kesembuhan di RSDL.

BacaDiyakini Tingkatkan Angka Kesembuhan COVID-19 Kapolresta Banyuwangi Launching Water Probiotik

Setiap pasien di support penuh dengan makanan yang bergizi tinggi, rutin berjemur, senam dan beraktivitas bersama, bahkan hingga bisa ngopi bersama.

Hal ini, tak lain juga sebagai upaya untuk meningkatkan rasa nyaman dan bahagia ini, guna meningkatkan imunitas dan mempercepat kesembuhan pasien.

“Selain itu, untuk mencegah happy hypoxia, monitoring oksigen juga dilakukan secara ketat 3-4 kali sehari. Jadi diharapkan bisa mencegah terjadinya perburukan akibat COVID-19. Alhamdullah  saat ini kematiannya nol persen,” imbuh Gubernur perempuan pertama Jatim ini.

Hindari Kluster Keluarga, Tim Covid-19 Hunter Jemput Bola

Terkait  munculnya kluster  keluarga, Forkopimda Jawa Timur mengambil langkah pro aktif untuk menjemput pasien jika terkonfirmasi positif tetapi isolasi mandiri dengan fasilitas yang kurang mendukung misalnya terkait sanitasi dan ventilasi serta gizi yang kurang memadai.

BacaKhofifah Distribusikan 36 Ventilator Untuk RS Rujukan Covid-19 Dan Hibah Jatim PUSPA di Kawasan Tapal Kuda Jatim

Terkait anjuran agar tidak  isolasi mandiri, Gubernur Khofifah menambahkan, isolasi mandiri tidak disarankan apabila rumah tidak memenuhi syarat,  misalnya jika fasilitas sanitasi dan  ventilasi kurang support , tidak ada ruangan pribadi untuk isolasi, maupun ketika pasien memiliki komorbid yang butuh di monitor ketat.

“Kami telah menyiapkan RS Lapangan Indrapura di Surabaya. Saat ini dalam komando Pangkogabwilhan II. Dan saat ini di Kota Malang, kita sedang menyiapkan  isolasi atau  karantina terpusat di Poltekes Malang  dengan kapasitas 306 bed,” tutur orang nomor satu Jatim ini.

Oleh sebab itu guna meminimalkan isolasi mandiri di rumah yang kurang mendukung, Pemprov bersama jajaran Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya  melakukan  penjemputan pasien terkonfirmasi positif yang menjalani isolasi mandiri tetapi fasilitasnya tidak memenuhi syarat.

Pejemputan pasien ini tak lain, mengacu pada fakta bahwa hingga 24 September 2020, terdapat 1.660 orang pasien COVID-19 yang masih menjalani isolasi mandiri di Jawa Timur serta pengendalian atas  munculnya kluster keluarga.

BacaGubernur Khofifah Salurkan Beasiswa untuk 850 Guru Madin di Jatim

“Kami bersama tim Polda Jatim  dan Kodam V Brawijaya akan jemput bola yang dilaksanakan tim COVID-19 Hunter. Jika ada pasien yang merasa rumahnya kurang memenuhi syarat untuk isolasi mandiri, maka tim COVID-19 hunter akan membantu. Hal ini untuk menghindari meluasnya kluster keluarga,” imbuhnya kembali.

Melalui pola jemput bola ini, Gubernur Khofifah berharap bisa memudahkan pasien mengakses berbagai layanan COVID-19 guna mendapatkan perawatan terbaik. Dan semua layanan diperoleh secara gratis jika dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik  pemerintah.(*)

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca