Pedagang Kecil Dilarang Dagang di JL. Susuit Tubun

271 views
banner 468x60)

banner 468x60)
Pasar Ramadan Banyuwangi (2)

Foto: Mediasi Pemkab Banyuwangi diwakili Satpol PP dengan perwakilan pedagang dan paguyuban pedagang di halaman Mall Pelayanan Publik, Banyuwangi. (Fattahur)

KABARRAKYAT.ID – Kebijakan, pedagang kecil dilarang gelar lapak/dagangan di Pasar Ramadan, JL. Susuit Tubun, dari Pemkab Banyuwangi, direaksi keras oleh ratusan pedagang. Mereka protes dan meminta agar tidak diskriminatif, karena faktanya pemerintah membolehkan pedagang berjualan di kisaran RTH Taman Blambangan.

Pedagang tradisional di Banyuwangi ini, mengaku tidak ingin berlebihan, tapi hanya ingin cari nafkah, dengan berdagang aneka kebutuhan lebaran, Idul Fitri 1440 H, seperti tahun-tahun sebelumnya, membolehkan JL. Susuit Tubun jadi tempat Pasar Ramadan.

Sehingga rencana menggelar lapak, malam ini, Senin (21/5/2019), batal digelar karena ratusan pedagang langsung dihadap-hadapkan dengan puluhan petugas Satpol PP, yang sudah lebih awal siaga di Mall Pelayanan Publik, Banyuwangi.

Beruntung reaksi itu, berhasil diredam dengan mediasi, yang dihadiri Kepala Satpol PP, Anacleto Da Silva, Anggota DPRD Fraksi PDIP, Heksa Sudarmaji, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Banyuwangi Matasan, Sekretaris paguyuban, Sudirman, Perwakilan Pedagang Asdu, Agus, Perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi.

Sudirman, Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Induk Banyuwang, dikuatkan perwakilan pedagang Agus, menampik bahwa keinginan berdagang Pasar Ramadan di JL. Susuit Tubuh sudah dimasukan dalam permohonan. “Sudah dimasukan dalam permohonan,” jelasnya.

Matasan dan Asdu dalam mediasi, juga menyampaikan banyak pedagang kecil, terlanjur pinjam uang modal ke rentenir untuk belanja dagangan kebutuhan masyarakat untuk lebaran, seperti jajanan lebaran, pakaian lebaran. “Kasihan mereka sudah stok barang, modalnya dari pinjaman,” ungkapnya.

Ditambahkan, Sudirman salah satu pedagang mengaku, hampir setiap tahun mengkordinir kegiatan Pasar Ramadhan yang rutin digelar menjelang Lebaran

“Namanya sudah tradisi, tidak terlepas dari tempat dan waktu. Karena ini tradisi di bulan Ramadhan, maka digelarnya bertepatan pada bulan Ramadhan atau mendekati Lebaran. Dan dari tahun ketahun, tempat para pedagang berjualan aneka kebutuhan Ramadhan dan Lebaran ya disini di Jl. Susuit Tubun,” ungkap Sudirman.

Galeri Pedagang Tradisional Banyuwangi

Sementara untuk tahun ini, kata Sudirman, Pemkab Banyuwangi berencana akan menyentralkan di depan Gedung Juang. Sementara di sepanjang Jl. Diponegoro dan Jl. Susuit tubun disterilkan.

“Hal itulah yang membuat para pedagang mengeluh. Karena kebijakan tersebutlah, menurut kami ada perlakuan yang tidak sama. Oleh karena itu, kami berharap kepada Pemerintah, bisa memfasilitasi dengan tetap mengijinkan para pedagang berjualan di tempat biasanya yakni, di Jl. Susuit Tubun dan Jl. Diponegoro,” ujarnya.

Namun apabila, aspirasi yang diinginkan para pedagang ini tidak terwujud, mereka berencana akan menggelar pasar secara sepihak.

“Kita juga akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada Pemkab bahwa kita sepakat akan membuka pasar Ramadhan secara sepihak di tempat biasanya. Entah diizinkan atau tidak, kita tetap akan menggelar meskipun resikonya akan berbenturan dengan aparat keamanan,” imbuhnya.

Bukan tanpa alasan, mereka mengeluh karena Pasar Ramadhan tahun ini dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan para pedagang. Keluhan para pedagang ini hampir menimbulkan gesekan antara para pedagang dengan aparat kemanan lantaran para pedagang berniat berjualan aneka kebutuhan Ramadhan dan Lebaran secara sepihak.

Hasil dari mediasi yang dilakukan di halaman Mall Banyuwangi pada Senin malam (20/5/2019), mereka sepakat akan mengkordinasikan permasalahan ini kepada dinas terkait. Rencananya, Selasa (21/5/2019) pagi mereka akan mendatangi Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Terpisah, Kasat Pol PP Banyuwangi Anacleto Da Silva mengungkapkan, dalam hal ini pihaknya tidak bisa mengambil keputusan. Karena keputusannya ada pada pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa memutuskan. Karena Satpol PP tugasnya menjaga dan mengamankan,” singkatnya.

Reporter : Fattahur

Editor : Choiri

banner 468x60)

#Banyuwangi #pasar induk banyuwangi kota #pasar ramadan #pedagang kecil #Pedagang Tradisional

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply