Saturday, October 24, 2020
Home GAYA HIDUP Pegiat Seni Budaya Sudah Klik Pertahankan Prestasi Banyuwangi

Pegiat Seni Budaya Sudah Klik Pertahankan Prestasi Banyuwangi

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Kelompok seniman dan budayawan Banyuwangi menjalin silaturahmi dengan Bupati Abdullah Azwar Anas, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, (18/9).

Para pegiat seni dan budaya ini menyampaikan apresiasi pada pemerintah daerah Banyuwangi yang berhasil membawa kearifan lokal ke level nasional dan internasional.

“Sudah sepuluh tahun terakhir pemerintah daerah terus mengembangkan potensi seni budaya Banyuwangi di level tertinggi. Kami berterimakasih sekali,” kata Hasan Basri, Plt. Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB).

Baca : Pagelaran Wayang Kulit Tutup Pameran Kepurbakalaan Banyuwangi 2020

Dirasakan oleh pelaku seni dan budaya di Banyuwangi, banyak event nasional dan internasional yang mengundanghadirkan kesenian. Satu contoh, Tari Gandrung sempat tampil di Istana Negara dihadapan Presiden Joko Widodo, tamu negara dari luar negeri saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Keberhasilan mengangkat seni dan budaya masyarakat Banyuwangi menjadi semakin PD (percaya diri) menunjukan identitas kearifan lokal yang lama tenggelam.

“Dulu, kami pakai udeng itu malu, sekarang ini dengan memakai udeng kita lebih percaya diri,” ungkap Basri.

Baca : Bupati Anas Titipkan Arsitektur Budaya Sejarah Pantai Boom ke Pelindo III

Pegiat seni dan budaya Banyuwangi bertemu Bupati Anas di Pendopo.

Termasuk bangunan kokoh perhotelan dan invetasi diberi tanggung jawab ciri khas kearifan lokal masuk rencana arsitektur saat membangun usaha di Banyuwangi.

Komitmen pemerintah akan kearifan lokal tidak perlu diragukan lagi. Terbukti ASN pemerintah Banyuwangi hari tertentu wajib seragam khas lokal, ‘Hitam-hitam memakai Udeng’.

Hasan Bisri yakin seniman dan budayawan merasakan berkahnya perputaran ekonomi, termasuk pegiat pariwisata tumbuh begitu pesat. Harapan ke depan, gairah untuk mengembangkan kebudayaan Banyuwangi terus terjaga.

Baca : Gubernur Khofifah Bagikan 1,3 Juta Kartu Internet Gratis untuk Pelajar Jatim

Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas menilai komunikasi antar seniman dan pemerintah sangat penting dibangun untuk kemajuan bersama.

Dia mengatakan selama sepuluh tahun pemerintah mencoba hadir untuk menumbuhkembangakan seni-budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Anas melanjutkan kebudayaan merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Banyuwangi. Sehingga ke depan perlu terus dikembangkan, sehingga masyarakat terutama generasi muda mengenal dan memahami seni-budayanya.

Baca : Angka Kesembuhan Jatim Tunjukan Tren Positif, Gubernur Khofifah: Jangan Lengah

Menurut Anas, festival budaya bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga instrumen untuk meredam radikalisme dengan cara meningkatkan ekonomi rakyat.

Ketua Dewan Pembina DKB Samsudin Adlawi menyadari saat ini masa sulit pekerja seni. Pertahankan prestasi agar seniman tetap kompak dan bersatu untuk tetap memajukan dan membesarkan kesenian daerah.

DKB bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah merancang sejumlah program untuk kembali menggeliatkan aktivitas seni. Tentunya tetap disiplin protokol kesehatan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER