Kamis, November 26, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Pekerja Seni Perjuangkan Hak Manggung Lagi

Pekerja Seni Perjuangkan Hak Manggung Lagi

REPORTERJaenudin

KABAR RAKYAT – Lagi-lagi, pelaku seni budaya dan di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi meminta hak untuk bisa manggung kembali. Caranya kepolisian mau mengeluarkan ijin keramaian sebagai syarat.

Ki Yuwono, dalang wayang kulit mewakili sesama rekan seni lainnya ungkapkan seluruh uneg-uneg tentang sosial ekonomi dialami saat ini. Dengan tidak adanya pemasukan setelah keluar larangan berkerumun.

“Jika persolan yang lain bisa pecahkan dan ada solusi. Kenapa urusan kami (pekerja seni) rasanya tidak pernah ada selesainya,” ungkap Ki Yuwono didengar Forpimka Cluring, Kamis (24/10/2020).

Ki Yuwono kesempatan itu, meminta pihak Forpimka Cluring terdiri Polsek, Danramil 0825/07, Camat memahami keluhan pekerja seni dan segera memberi ijin keramaian untuk panggung seni.

Baca : Peringati Hari Santri, Pemkab Trenggalek Serukan Jihad Perangi Covid-19

“Kami juga ingin berekspresi seni maksimal. Bisa tenang dan tidak was-was dihentikan aparat keamanan,” ungkapnya.

Kepala Desa, H. Rhaman Mulyadi mengatakan sangat memahami keluhkan pekerja seni pada masa pandemi yang sudah tak bisa manggung lagi. Sehingga tak ada pemasukan uang.

Rahman mengaku dilema menghadapi ini. Masyarakatnya menginginkan ijin hajatan untuk mengundang kesenian. Karena kondisi Banyuwangi masuk zona oranye pandemi Covid 19 belum bisa memberi ijin.

“Semoga pertemuan ini ada solusi yang terbaik untuk pekerja seni di Cluring,”paparnya.

Baca : Mantab, BSI Raih Sertifikat Emas Sistem Manajemen Pengamanan

Kapolsek Cluring AKP Bejo Madrias mengaku ikut merasakan yang dirasa para pekerja seni. Namun para pelaku seni diharap memahami bahwa Banyuwangi kondisi berubah-ubah tentang virus Covid-19.

“Sekarang Banyuwangi zona orange. Sehingga masyarakat dan pelaku seni bisa memahami. Polsek Cluring belum bisa mengeluarkan ijin keramaian,” jelas AKP Bejo Madreas.

Camat Cluring Yoppy Bayu Irawan turut prihatin dengan kondisi saat ini. “Saya mengharap kesabaran semua para pelaku seni di wilayah Cluring,” ungkap Yoppy.

Ijin keramaian untuk kegiatan panggung kesenian belum bisa dikeluarkan. Sedangkan SOP hajatan para kepala desa adalah giat hajatan yang tanpa adanya pementasan kesenian.

Baca : HIPMI Jatim Inisiasi Pemulihan Ekonomi Melalui Sektor Ekonomi Kreatif Di Banyuwangi

Pementasan kesenian dalam kegiatan hajatan masih perlu samakan persepsi. Selaku ketua gugus tugas Covid-19 di Cluring bertanggung jawab terhadap perkembangan kasus covid-19.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca