Pembalak Liar Asal Banyuwangi dan Surabaya Ditangkap

  • Whatsapp
Dua pembalak liar ditangkap

KabarRakyat.ID – Pembalak liar asal Banyuwangi dan Surabaya berhasil ditangkap polisi usai kepergok mengangkut potongan kayu jati dari dalam kawasan hutan petak 66K, RPH Selogiri, BKPH Ketapang, KPH Banyuwangi Utara.

Tersangka berinisial, SDY (59) warga Kecamatan Sempu, Banyuwangi dan SYT (60) warga Kecamatan Gubeng, Surabaya. Keduanya ditangkap aparat, pada tanggal 4 Februari 2020, lalu.

Read More

Penangkapan keduanya, jelas Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin, berkat dari hasil kerjasama petugas Perhutani dengan kepolisian. Setelah mendapat informasi dari warga petugas gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran dan penangkapan.

“Hasil keterangan para tersangka, awalnya, ada 11 orang yang kita periksa. Mereka punya peran berbeda-beda. Dari saksi-saksi yang sudah diperiksa, 5 orang kuli angkut kayu, 2 orang pengawas kegiatan, dan 2 orang petugas Perhutani. Hasilnya mengerucut pada 2 orang tersangka, SDY dan SYT,” beber Kombes Pol. Arman Asmara, dalam keterangan rilisnya di Mapolresta, Senin (17/2/2020).

Sementara menurut ADM Perhutani Banyuwangi Utara, Agus Santoso mengatakan, sebelum diangkut, kayu jati yang sudah ditebang dipotong-potong menjadi 81 batang.

“Kerugian Perhutani ditaksir mencapai Rp. 120 juta lebih,” ujar Agus Santoso.

Selain potongan kayu jati, barang bukti lainnya yakni 1 unit roda dorong, 2 unit gergaji kayu, 1 tali tambang warna biru, 1 botol berisi pertalite, 1 botol berisi oli, 1 unit mobil Toyota Avanza, 4 unit sepeda motor, 11 unit handphone, dan uang tunai senilai Rp. 122 ribu.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 83 ayat (1) huruf a, b UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e, 2e KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun

Reporter : Fattahur

Editor: Choiri



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *