Pemerintah Akan Gelontor 7,7 Triliun Untuk Wujudkan Masyarakat Destana

118 views
Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo

Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo. Ft. Fattahur

KABARRAKYAT.ID – Dalam rangka wujudkan masyarakat desa tangguh bencana (Destana). Pemerintah rencana gelontorkan dana sebesar Rp. 7,7 triliun untuk kebutuhan peralatan dan sistem peringatan dini.

Dikatakan Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo saat berada di Banyuwangi menyampaikan, sistem peringatan dini sudah terprogram dan terintegrasi semuanya. Lima tahun kedepan, kata Doni, Pemerintah sudah mengalokasikan dana Rp. 7,7 triliun. Dan BNPB diminta untuk mengkordinir lembaga-lembaga yang merancang sistem peringatan dini.

“Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan instruksi, sistem peringatan dini sudah harus terintegrasi semuanya. Kita juga ingin mendapatkan tekhnologi yang terbaik, sehingga seluruh wilayah nasional kita yang rawan bencana tsunami ini mendapatkan akses terhadap sistem ini,” ujarnya.

Dengan jumlah wilayah yang sangat besar dan panjang, Doni menambahkan, mungkin anggaran yang ada tidak sampai mencukupi. Oleh karenanya, BNPB, BPBD, BMKG, dan lainnya akan mengatur mana yang menjadi prioritas. Selain itu, beberapa negara dan lembaga dari luar negeri juga turut andil memberikan bantuan.

“Penduduknya yang sangat padat, dengan tingkat ancaman sangat tinggi. Itu yang menjadi prioritas,” tandasnya.

Seperti diketahui, sistem peringatan dini berupa alat early warning system (EWS) yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi saat ini terdapat 9 unit EWS. Namun hanya ada 2 unit saja yang aktif, sisanya kondisinya rusak.

Tentu hal ini menjadi masalah tersendiri bagi Banyuwangi, mengingat seluruh pantai yang ada di Banyuwangi rawan bencana tsunami.

Reporter : Fattahur

Editor : Choiri

#alat peringatan bencana #anggaran antisipasi bencana #BMKG

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply