Pemerintah Banyuwangi Pantau Simulasi Wisata Sehat dan Aman

  • Whatsapp
Asisten Administrasi Umum Setda, Guntur Priambodo di cek suhu.

KABAR RAKYAT – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian, cek simulasi new normal destinasi wisata Pulau Merah dan Wisata Mustika Pancer di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Sabtu (20/6).

Kepada awak media, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo mengatakan pemerintah daerah akan terus menggelar simulasi penerapan normal baru di sejumlah objek wisata. Termasuk uji coba pembukaan 11 obyek wisata di Banyuwangi.

Read More

Baca: Pengunjung Pantai Pulau Merah Terbawa Arus, 1 Bocah Meninggal 1 Pemuda Hilang

Dengan memperlakukan sesuai protokol kesehatan COVID- 19 Kawah Ijen, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol (GWD), Agrowisata Tamansuruh (AWT), Taman Gandrung Terakota, Pantai Cacalan, Pantai Pulau Merah, Hutan De Djawatan, Pantai Mustika, dan Taman Nasional Alas Purwo.

“Simulasi kami lakukan untuk cek kesiapan destinasi wisata dalam transisi normal baru ke depan. Apa-apa yang kurang, apa yang belum dilengkapi, semua diujicobakan. Ini agar saatnya dibuka nanti, wisata yang aman, sehat, bersih menjadi standar kita semua,” jelas Guntur Priambodo.

Guntur Priambodo juga menambahkan simulasi terapan normal baru dilakukan bertahap terhadap sejumlah pelaku wisata, guna memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pelaku usaha.

Baca: Layanan Administrasi Kependudukan Trenggalek Semakin Mudah

Sedangkan Pemerintah daerah Banyuwangi akan menerbitkan sertifikat sesuai protokol kesehatan bagi pengelola yang patuh.

Tim Pemda cek kesiapan pengelola wisata Pulau Merah transisi era new normal.

Lanjut lagi, Guntur Priambodo menjelaskan bahwa tercatat ada 11 destinasi wisata dan 8 hotel besar untuk percontohan dalam penerapan normal baru di Banyuwangi. Simulasi dilaksanakan mulai tanggal 15 hingga 21 Juni dan buka mulai 22 Juni 2020.

Sejumlah protokol di obyek wisata, ada pembatasan jumlah pengunjung, menjaga jarak pengunjung, penyemprotan disinfektan rutin dan memberlakukan wajib menggunakan masker di tempat wisata.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *