Pemerintah Trenggalek Roling 77 ASN Menempati Jabatan Baru

  • Whatsapp
Mutasi Pejabat Trenggalek
Bupati Trenggalek M. Nur Arifin memberikan ucapan selamat pada ASN usai pelantikan. (Ft. Ist)

KabarRakyat.ID – Roda mutasi di Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelinding. Kali ini sebanyak 77 pejabat pemerintah diroling untuk menempati posisi baru. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (7/1/2020).

Rinciannya, dari 77 pejabat yang dilantik, yakni 3 Jabatan Pimpinan  Tinggi Pratama, 34 Pejabat Administrator dan 40 Pejabat Pengawas.

Read More

Nur Arifin menyampaikan beberapa harapan dan pesan terhadap pejabat yang baru di lantik diharapkan punya inovasi baik itu dalam penataan proyek maupun penataan peningkatan ekonomi rakyat dengan terus menumbuhkan wirausaha serta cipta lapangan pekerjaan.

“Pesan saya Desember 2020 ini tidak boleh lagi ada pekerjaan fisik. Silahkan nanti publik menilai, dalam kontrak kinerja pejabat tinggi pratama kalau tidak bisa menjalankan sesuai dengan kontrak kinerja yang ingin dijalankan, kita beri perpanjangan 6 bulan. Kalaupun tetap tidak bisa, bisa turun jabatan juga,” lanjutnya menerangkan.

“Kenapa begitu, karena kita ingin tidak ada kualitas pekerjaan kurang baik, apapun itu. Tanggung jawab besarnya ada di Pemerintahan Kabupaten, jadi yang menjadi salah satu prioritasnya lelang di laksanakan sedini mungkin dan meminimalisir kekurangan dengan sistem online,” ungkap Bupati Trenggalek.

Baca juga:

Kemudian selanjutnya adalah pengawasan kualitas dan  memastikan bawasannya Desember kita gunakan untuk mengevaluasi proyek infrastruktur sehingga kita nanti bisa merencanakan menyiapkan dokumen lelang di tahun selanjutnya. Ini yang menjadi fokus saya melakukan kontrak kerja dengan pejabat tinggi pratama.

Dinas Pendidikan kita lebih fokus kepada penyegaran. ASN bernama Zaenab yang dulu di aset kita tempatkan menjadi Kabid Pendidikan Dasar. Karena pendidikan dasar ini banyak yang berkaitan dengan aset dan pencatatan. Saya ingin ada orang yang lebih teliti disitu.

Sedangkan menanggapi pertanyaan kenapa  belum ada pengisian  Kepala Dinas Pendidikan, Bupati Trenggalek ini melihat belum ada peserta lelang yang masuk kualifikasi seperti yang diharapkannya untuk Jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, dan yang mengikuti lelang masih dibutuhkan ditempat sebelumnya, tandanya.

Reporter: Jaenudin

Editor: Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *