Senin, Januari 18, 2021
Beranda ADVERTORIAL Pemkab Blitar Umumkan Capaian Target Realisasi Pajak Daerah 93 persen

Pemkab Blitar Umumkan Capaian Target Realisasi Pajak Daerah 93 persen

REPORTERArif/ADV/Inf

KABAR RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengumumkan bahwa realisasi atas target Pajak Daerah tahun 2020 periode Januari s/d Oktober lalu sudah menyentuh angka 93 persen.

Walaupun masih berada di masa pandemi covid 19, namun kedisiplinan masyarakat dalam membayar Pajak Daerah masih disiplin.

Bapenda Kabupaten Blitar melalui Kepala Bidang Pembukuan dan Pendapatan Lainnya , Eko Sumardiyanto SE, MMA memberikan apresiasi masyarakat karena dalam situasi sulit masih mengutamakan bayar Pajak Daerah. Walaupun target berkurang namun kedisiplinan masyarakat bayar pajak sangat positif.

“Khusus PAD yang dikelola Bapenda dari target awal yang sudah ditetapkan sebesar 89 milyard, karena adanya pandemi covid 19 mulai Maret 2020, penetapan target pada perubahan anggaran tahun 2020 kita turunkan menjadi 76 milyard.

Untuk realisasinya, Alhamdulilah sampai dengan 31 Oktober 2020 sudah bisa tercapai 71,7 milyard atau sebesar 93 persen dari target perubahan tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, selama badai COVID-19 berlangsung, membuat sebagian besar pengusaha banyak yang lumpuh. Sebagai contoh untuk tempat hiburan, selama pandemi harus di tutup untuk mencegah penyebaran.

Sehingga potensi pajak hiburan menjadi berkurang bahkan akan hilang bila tempat hiburan tersebut tutup permanen. Adanya fenomena ini, tentunya membuat kita harus berfikir realistis atas capaian target dan juga untuk meringankan beban dari para wajib pajak.

“Dari 10 jenis pajak yang kami kelola ada beberapa pendapatan yang masih memiliki potensi seperti Pajak Penerangan Jalan dan PBB-P2, sedangkan restoran dan hiburan kita kurangi karena mereka sangat terdampak penyebaran virus corona. Tapi Alhamdulilah dari kedua rekening tersebut semuanya sudah bagus semua,” tuturnya.

Eko menambahkan, untuk PBB-P2, memang penerimaan pada bulan Oktober tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini karena bila tahun 2019 jatuh tempo pada bulan September, karena pandemi tahun ini jatuh tempo kita undur sampai dengan 30 November 2020.

Namun, pihaknya optimis Pajak Daerah khususnya PBB-P2 akan tercapai sesuai dengan target yang sudah ditentukan. “Memang biasanya banyak masyarakat yang membayar PBB-P2 pada bulan ini karena menjelang Jatuh Tempo, saya yakin target kami dapat tercapai 100 persen,” tegasnya.

Penerimaan PAD 2020 berbeda dengan tahun 2019, pandemi Covid-19 sangat berdampak perekonomian masyarakat. Kita harus bisa berfikir realistis terkait penyusunan anggaran di tengah pandemi dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan intensifikasi maupun ekstensifikasi.

“Target yang kami pasang harus sesuai dengan potensi yang dimungkinkan bisa tercapai sampai dengan akhir tahun,” imbuhnya.

Data Pemkab Blitar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca