Senin, Januari 25, 2021
Beranda JATIM KAB PROBOLINGGO Pemkab Probolinggo Operasi Yustisi Sebulan Penuh, Sanksi Bersihkan Makam Selama Tiga Hari...

Pemkab Probolinggo Operasi Yustisi Sebulan Penuh, Sanksi Bersihkan Makam Selama Tiga Hari Jika Melanggar

REPORTERRichard

KABAR RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mengantisipasi munculnya klaster baru menjelang liburan Natal dan tahun baru. Antisipasi itu dilakukan dengan meningkatkan operasi Yustisi selama sebulan penuh di bulan Desember 2020.

Sikap tegas Pemkab Probolinggo dalam upaya memutus rantai Covid -19 melalui penegakan disiplin protokol kesehatan menjadi harga mati. Langkah satgas Covid -19 dilakukan dalam upaya memproteksi masyarakat atas ancaman penyebaran pada klaster baru virus Covid -19.

” Mulai Selasa besok (1/12/2020) operasi Yustisi serentak dilalukan di 24 Kecamatan. Operasi ini merupakan komitmen Pemkab dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Covid -19. Wajib protokol kesehatan berlaku secara luas dan Satgas tetap berlakukan sanksi baik denda maupun sanksi sosial,” kata Ugas Irwanto Koordinator Gakkum Satgas Covid -19 Kabupaten Probolinggo, Senin (30/11/2020).

Masih kata Ugas Irwanto, masyarakat diajak kembali taat pada protokol kesehatan tanpa kecuali dalam upaya pencegahan Covid-19 yang mana masih menunjukan tingginya angka penularan.

” Operasi Yustisi terus kami lakukan untuk mengantisipasi klaster baru pada liburan Natal dan Tahun baru. Pemerintah mengambil langkah pada dasarnya untuk saling melindungi dari ancaman virus yang sampai sekarang belum ada obatnya. Protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dengan sabun secara rutin, hindari kerumunan orang, jaga jarak dan hidup sehat harus dipegang teguh oleh kita semua,” terang Ugas Irwanto.

Terkait sanksi operasi yustisi mulai besoh hari Selasa (1/12/2020), Satgas Covid -19 akan memberikan sanksi lebih berat kepada setiap pelanggar tanpa masker atau tidak mengenakan masker tidak benar. Sanksi mulai membersihkan makam selama 2 jam selama tiga hari atau lingkungan yang kotor semisal di halaman puskesmas setempat.

” Sanksi sosial selama 2 jam membersihkan lingkungan yang kotor atau fasilitas umum agar pelanggar sadar dan taat pada protokol kesehatan. Sanksi akan ditambah selama tiga hari menjalani sanksi sosial,” tegas Ugas Irwanto.

 

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca