Pemkab Probolinggo Siapkan Dana Refocusing Covid -19 Rp.122 Miliar

  • Whatsapp
Pencegahan virus Corona terus dilakukan oleh aparat gabungan di Kabupaten Probolinggo.

Kabar Rakyat – Dukungan anggaran percepatan penanganan Covid -19 di Kabupaten Probolinggo memasuki tahap dua. Diperkirakan Rp.90 miliar dana refocussing dikucurkan untuk mendukung fasilitas pencegahan virus Corona.

Pementah terus berupaya melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona dengan berbagai langkah. Salah satunya menyiapkan anggaran guna mengantisipasi dampak penyebaran virus Covid -19 .

Read More

banner 645x400

Kepala Badan  Keuangan Daerah Pemkab Probolinggo Dewi Korina kepada KabarRakyat.ID menjelaskan, terakit anggaran refocussing dikhususkan dalam penanganan Covid -19 telah disiapkan melalui sumber dana dari pos-pos kegiatan OPD yang tidak mendesak atau dapat ditunda.

Anggaran darurat siaga Covid -19 disiapkan untuk peningkatan fasilitas rumah sakit, pembelian APD , program penguatan ekonomi akibat dampak Corona.

” Anggaran refocussing diambil dari Kegiatan OPD yang bisa ditunda untuk mengcover kebutuhan penanganan dan pencegahan dampak Covid -19. Pada tahap satu dialokasikan Rp. 32 miliar sudah selesai”, jelas Dewi Korina.

Melihat potensi dampak Corona yang diperkirakan terus mengalami peningkatan kebutuhan Pemkab Probolinggo memadang perlu anggaran tahap dua. Dengan pertimbangan panjangnya waktu status darurat Covid -19 mengestimasikan anggaran tambahan sebesar Rp.90 miliar.

Mempertimbangan situasi siaga darurat Covid -19 yang masih panjang Pemkab Probolinggo perlu ketersedian anggaran yang lebih proporsional.

Refocusing Rp.90 miliar masih dalam proses penghitungan. Untuk enam bulan ke depan estimasinya total Rp. 122 miliar. Semua anggaran itu untuk mengcover program penanganan dan pencegahan Covid -19,” beber Kadis Keuangan Pemkab Probolinggo, Senin (6/4/2020).

Menyikapi penyebaran virus Corona Pemkab Probolinggo menyiapkan RSUD Tongas menjadi rumah sakit rujukan pasien Corona. Dana sekitar Rp.18 miliar dipakai untuk membenahi instruktur, termasuk menambah ventilator.

“Sesuai arahan Bupati i RSUD Tongas digunakan untuk penanganan Covid -19 membutuhkan anggaran RP. 16 miliar. Sisa Rp.2 miliar dialokasikan untuk belanja fisik”, ungkap dr.Anang Budi Yulijanto juru bicara satgas Covid -19 kepada wartawan.

Dukungan anggaran juga dikuncurkan untuk peningkatan fasilitas pendukung RSUD Waluyo jati yang sebelumnya sangat disibukan dengan melubernya pasien.

Di Kabupaten Probolinggo ada 6 rumah sakit. Apabila ada masalah COVID-19, maka 6 rumah sakit ini merujuknya ke RSUD Tongas.

“Kalau RSUD Tongas nanti tidak mampu, maka dirujuk ke rumah sakit rujukan nasional ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang dan RSU dr Soetomo Surabaya,” tandas Kadinkes Kabupaten Probolinggo tersebut itu.

Sementara update terbaru jumlah Orang dalam pantauan (ODP) per 6 April 2020 di kabupaten Probolinggo mengalami lonjakan tercatat 248 ODP. Untuk pasien dalam pengawasan( PDP ) sejumlah 8 orang dan untuk orang positip 0, berdasarkan data Satgas Covid -19 Kabupaten Probolinggo.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *