Pemkab Trenggalek Merestruksi APBD 2020 untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Trenggalek1

Kabar Rakyat – Pemkab Trenggalek merestruksi kembali APBD tahun anggaran 2020 dikisaran angka Rp 400 miliar. Akibat pandemi virus corona atau Covid 19.

M Arifin menyampaikan kebijakan pemerintah menutup beberapa obyek wisata, maupun penundaan beberapa sektor pajak daerah akan berpengaruh besar terhadap asumsi pendapatan daerah.

Read More

banner 645x400

” Pemerintah Kabupaten Trenggalek harus melakukan penghematan anggaran dengan mengkonsultasikan hal ini kepada DPRD Trenggalek,” jelas Arifin.

Kemungkinan besar akan ada pengurangan pemasukan atau koreksi dari sisi pendapatan sebesar Rp. 316 miliar.  Artinya kalau Rp. 316 miliar pendapatan kita tidak di transfer pusat atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita tidak mencapai target. Karena adanya pandemi ini, maka harus ada Rp 316 miliar di kolom belanja yang harus juga kita dikoreksi.

Apakah itu belanja pegawai, belanja tidak langsung, perjalanan dinas dan yang lainnya harus dilakukan penghematan.

Termasuk yang paling berat bagi kita adalah jika harus mengkoreksi kegiatan-kegiatan yang sifatnya belanja modal yang itu dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemkab diminta untuk menyiapkan dengan skenario terburuk, yang kita hitung mencapai angka Rp 80 miliar.

Artinya Rp 316 miliar dengan Rp 80 miliar, maka paling tidak sekitar angka Rp. 400 miliar yang harus kita realokasi dianggaran belanja kita, demi suport terhadap penanggulangan wabah Covid 19 ini.

Tadi DPRD memberikan beberapa saran, salah satunya alokasi dana desa jangan sampai dikurangi. Bahkan kalau bisa ditambah, khususnya di desa-desa yang ada di perbatasan.

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *