Pemohon PTSL Kampung Tridharma Ditarik Rp. 700 ribu

  • Whatsapp
PRogram PTSL
PRogram PTSL

Ilustrasi Program PTSL

KABARRAKYAT.ID – Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dari pemerintah pusat melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung  tidak sesuai petunjuk tehnis pelaksanaan. Bahkan masyarakat masih dibebani cukup tinggi biaya pengurusan kurang lebih Rp. 500 ribu hingga Rp. 700 ribu perpemohon, tanpa landasan payung hukum yang jelas.

Contoh, terjadi di Kampung Tridharma Wira Jaya, Tulang Bawang, pemohon PTSL ditarik dana oleh kelompok masyarakat (Pokmas) yang direstui Kepala Kampung Tridarma Wira Jaya. Perpemohon Rp. 700 ribu untuk satu pengurusan buku sertifikat.

“Benar saya buat sertifikat cuman satu buku saja,udah saya bayar sama panitia sebesar Rp.700.000, katanya masih proses dan belum jadi,” ujarnya, Minggu (30/09/18).

Baca juga:

Beberapa warga juga mengatakan yang sama, dan berharap proses pengurusan bisa segera selesai dan sertifikat bisa segera disimpan.

Dikonfirmasi terkait itu,  Kepala kampung  Tridharma Wira Jaya, Tatang mengatakan, pihaknya kurang tahu urusan dana PTSL. Karena semua sudah diserahkan pada kelompok masyarakat (Pokmas) sendiri yang nangani.

“Semua sudah saya serahkan kepada panitia, jadi urusan mereka,” jelasnya

Salah satu panitia PTSL di Kampung Tridharma Wira Jaya bernama Hartono dihubungi via ponsel mengakui biaya pengurusan tersebut. Jumlah PTSL yang diterima Kampung Tridharma Wira Jaya sebanyak 167 buku, dan nominal dana pengurusan perpemohon Rp 700.000. “Itupun masih ada yang belum bayar sama sekali,”  kata Hartono.

Reporter: Buhori

Editor: Coi/Choiri

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *