Penahanan Oknum Satpam Perbankan Ditangguhkan Polisi

  • Whatsapp

Polsek Bangorejo

KABAR RAKYAT – Penahanan oknum Satpam perbankan dapat penangguhan di Polsek Bangorejo Banyuwangi, Jumat (16/10/2020). Namun kasus hukum tetap berjalan hingga persidangan berlangsung.

Tersangka AS (30) oknum Satpam warga Dusun Sidorukun, Desa Buluagung, Kec. Siliragung, Banyuwangi. Oleh pihak korban, Pon (65) laporan polisi dicabut dengan pertimbangan iba dan uang miliknya dikembalikan.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono saat di konfirmasi mengatakan memang benar adanya pihak korban memang telah cabut perkara di Polsek Bangorejo.

Baca : Permintaan Ubi Madu Jalar Asli Pasrujambe Lumajang Dipesan Pabrik di Jawa Barat

Masih kata AKP Mujiono, dasarnya korban Pon merasa kasihan kepada oknum Satpam Perbankan AS yang sempat mengambil uang di ATM BCA Bank mandiri Kecamatan Bangorejo.

“Sedangkan uang korban yang sebesar Rp.20 juta sudah di kembalikan oleh keluarga oknum Satpam,” kata AKP Mujiono.

Semua ini, lanjut AKP Mujiono, sudah ada surat pernyataan dan surat pencabutan Perkara dari kedua belah pihak antara korban dan pihak keluarga oknum Satpam.

Baca : Kelabui Nasabah, Oknum Satpam Perbankan Diciduk Polisi

“Penangguhan oleh oknum Satpam perbankan sudah di laporkan ke Mapolresta Banyuwangi,” paparnya.

Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono juga menegaskan, bahwa proses hukum tetap dilanjutkan dan nanti yang jelas tidak ada potongan tahanan. “Sambil Menunggu berkas perkara di lengkapi untuk proses hukum tetap lanjut,” ungkapnya.

Sementara oknum Satpam Perbankan ini oleh kepolisian dikenakan wajib lapor ke Polsek Bangorejo.

Baca : Satlantas Polres Bondowoso Gencar Tempel Stiker ‘Pakai Masker’

Telah diberitakan, Oknum Satpam Perbankan di Bangorejo Banyuwangi inisial AS (30) diamankan Anggota Satreskrim Polsek Bangorejo karena mengelabui seorang nasabah 65 tahun pemilik ATM hingga merugi kurang lebih Rp. 20 juta.

Modusnya, oknum Satpam mengelabui korban usai dibantu bertransaksi, kemudian menyerahkan ATM miliknya pada korban seolah transaksi berakhir.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *