Pencarian di Selat Bali Nihil, Tim SAR Kirim Doa

  • Whatsapp
20180501_185031
Tim SAR Gabungan terus kerja keras sampai dipastikan kegiatan pencarian dihentikan

Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di selat Bali.

KABARRAKYAT.ID, BANYUWANGI – Upaya pencarian jasad FM (15) siswa SMP 16 Malang masuk hari ke-4, terus dilakukan Tim SAR Gabungan, Sapolair Polres Banyuwangi, Ditpolairud Polda Jawa Timur dan BASARNAS.

Read More

Meski belum membuahkan hasil yang diharapkan, Tim SAR Gabungan selalu mengawali dan mengakhiri kegiatan pencarian dengan doa. Selain agar ada hasil, jasad korban tenggelam bisa segera ditemukan juga dalam bertugas diberikan kemudahan dan keselamatan.

Baca juga : Polisi Bongkar Arak Bali di Kebun Naga

“Tim juga menghimbau kepada masyarakat nelayan untuk turut serta dalam melaksanakan pencarian, bila menemukan korban untuk segera menginformasikan kepada Satpolair maupun Basarnas,” kata Kasatpolair, AKP Subandi pada KABARRAKYAT.ID via sambungan seluler, Selasa (1/5/2018).

Ditambahkan, AKP Subandi, dengan doa tim berharap semua yang dihadapi dalam bertugas dipermudahkan oleh Tuhan YME, termasuk target korban tenggelam bisa segera ditemukan. “Selain berdoa sebelum dan setelah melakukan kegiatan, tim SAR gabungan juga menghadiahkan Al-fatehah agar korban tenggelam bisa segera kami temukanm,” ungkap AKP Subandi.

Baca juga : Satpolair Cari Jasad Siswa SMP Malang di Selat Bali

Kegiatan SAR Gabungan dipimpin oleh Kanit Gakkum Satpolair Polres Banyuwangi Aiptu I Gede Darmayasa dengan menggunakan sarana Kapal BASARNAS melanjutkan Giat SAR Lanjutan hari ke-4 setelah melaksanakan giat Pencarian SAR Selama 5 X guna Pencarian korban Laka Laut Orang Jatuh dari atas Kapal Penumpang Karya Maritim 3 pada koordinat 08°08’238″LS/ 114°24’427″BT.

Rombongan pelajar smp 16 Malang naik Kapal Penumpang Karya Maritim 3 melalui Dermaga MB 2 sekitar pkl.23.30 wib dan saat berangkat kira2 sekitar 400meter terjadi insiden salah satu pelajar, inisal FM.

Baca juga : Polisi Identifikasi Pelaku P dan A Bos Miras

Menurut dugaan polisi, korban sengaja menceburkan diri ke laut, selain karena keterangan saksi juga karena status terakhir korban di aplikasi WhatsApp tertulis “last day, thanks for everything goodbay world.”

Sebelumnya, Pencarian tim SAR Gabungan, terdiri dari Satpolair dan BASARNAS berlanjut. Bahkan daerah yang disisr kali ini, wilayah pencarian yang menurut versi nelayan, masuk wilayah berbahaya dan dikenal angker. Kawasan itu, diantara kisaran pulau Tabuhan, arah selatan laut dan Pulau Santen.

Reporter/Editor : Coi/Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *