Saturday, October 31, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Pendapat Bupati Banyuwangi Atas Diajukannya Tiga Raperda Inisiatif

Pendapat Bupati Banyuwangi Atas Diajukannya Tiga Raperda Inisiatif

REPORTERHariyadi
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna, dengan agenda penyampaian pendapat Bupati Banyuwangi atas diajukannya tiga Raperda inisiatif, Jum’at (16/10/2020).

Ketiga Raperda inisiatif dewan tersebut antara lain , Raperda perubahan Perda sistem penyelenggaran pendidikan, Raperda perubahan Perda pengelolaan sampah rumah tanggah dan sampah sejenis rumah tangga, serta Raperda perubahan ketiga Perda ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Rapat paripurna dilaksanakan secara virtual terbatas dan dipimpin Wakil Ketua DPRD, Michael Edy Hariyanto didampingi M.Ali Mahrus dan dihadiri puluhan anggota dewan lintas fraksi. Sedangkan Bupati Abdullah Azwar Anas beserta jajaran mengikuti rapat paripurna dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan secara umum eksekutif menyambut baik atas disusunnya ketiga Raperda perubahan Perda tersebut. Namun setelah dilakukan pencermatan terdapat beberapa hal yang perlu disampaikan dan dibahas bersama.

Dalam Raperda perubahan perda No. 5 Tahun 2011 tentang sistem penyelenggaraan pendidikan. Pada ketentuan Pasal 1 (satu) perlu ditambahkan Ayat baru yaitu majelis taklim adalah sebutan pendidikan non formal Islam dan bentuk lain yang sejenis yang memiliki kurikulum sendiri, diselenggarakan secara berkala dan teratur dan dilihat oleh peserta yang relatif banyak.

Ketentuan Pasal 20 Ayat (4) dan Ayat (5) diubah sehngga berbunyi, seleksi penerimaan peserta didik baru dikelas 7 (tujuh) padasatuan pendidikan dasar setingkat SMP didasarkan pada hasil ujian akhir sekolah kecuali bagi peserta didik sebagaimana dimaksud Pasal 19 Ayat (2) dan Ayat (6).

“ Disamping memenuhi ketentuan Pada Ayat 4, satuan pendidikan dapat melakukan tes bakat skolastik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan , “ ucap Bupati Anas melalui virtual teleconference.

Untuk Raperda perubahan Perda pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga pada prinsipnya eksekutif menerima, tetapi ada beberapa koreksi dan tambahan materi.

Diantaranya pada ketentuan Pasal 8 Ayat (2a) yang perlu disempurnakan, pengelola kawasan pemukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus,fasilitas umum, fasilitas sosial dan lainya dalam melakukan pemilahan sampah wajib menyediakan sarana pewadahan dan pemilahan sampah skala kawasan dengan memperhatikan jenis, karakteristik dan timbulan sampah.

Selain penyempurnaan pasal, eksekutif juga menambahkan ketentuan pasal baru mengenai pengaturan kewajiban produsen penghasil sampah untuk mengelola sampahnya.

Selanjutnya terkait dengan Raperda perubahan Perda tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, eksekutif minta penjelasan maksud dan tujuan terhadap perubahan, pencantuman dan penghapusan beberapa ketentuan pasal.

Usai penyampaian pendapat Bupati Banyuwangi, rapat paripurna dinyatakan selesai dan ditutup. Untuk selanjutnya rapat paripurna akan digelar kembali untuk dengan agenda tanggapan fraksi-fraksi atas pendapat Bupati Banyuwangi.

 

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca