Monday, October 26, 2020
Home BERITA Pengadilan Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat Kasus Tanah Pasar Blambangan

Pengadilan Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat Kasus Tanah Pasar Blambangan

- Advertisement -

BANYUWANGI – Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi gelar sidang Pemeriksaan Setempat (PS) terkait sengketa tanah seluas 13.130 meter persegi di Jl. Basuki Rahmat RT. 01 RW. 01 Kelurahan Lateng. Lebih tepatnya adalah Pasar Blambangan Banyuwangi, Senin (20/11/2017).

Sidang PS dipimpin langsung oleh Majelis Hakim PN Banyuwangi, Saptono didampingi Panitera Andi Setiawan dan kuasa hukum penggugat dan tergugat serta disaksikan oleh ahli waris dan sejumlah aparat Kepolisian Banyuwangi.

Kuasa hukum penggugat, Muridi, menyampaikan bahwa sidang PS ini merupakan tahap lanjutan dari gugatan dari ahli waris yang telah terdaftar di PN Banyuwangi tanggal 24 Juli 2017 dengan nomor perkara 128/pdt.g/2107/PN.BYW terkait sengketa tanah yang kini difungsikan sebagai Terminal sekaligus Pasar Blambangan.

“Dan tadi, kita tunjukkan batas-batas sesuai gugatan kepada majelis hakim. Kedua belah pihak penggugat maupun tergugat menyepakati tinjau lokasi. Alhamdulillah berjalan lancar. Semoga hal ini menjadi sinyal positif bagi penggugat yakni Umar sebagai salah satu ahli waris dari Oemar Azzan Abdat,” tutur Muridi.

Muridi menambahkan, gugatan yang dilayangkan yakni berupa tanah darat atau petok pajak bumi tahun 1943, Berponding No. 43a kelas D.II dengan luas 4.460 meter persegi di Desa Lateng No. 6, surat ketetapan Verponsing No. 43a luas 13.130 meter persegi dengan tanggal pembuatan 15 Juni 1924 atas nama Oemar Azzan Abdat. Surat pajak Verponding Indonesia yaitu pajak tanah dan rumah tahun 1933 hingga 1943, surat pipil pajak tahun 1960 atas nama Abdullah bin Oemar Azzan Abdat dan peta blok Desa Lateng.

Reporter: Fattahur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca