Pengasuh Nurut Taqwa Tolak Gerakan People Power

473 views
KH Nawawi Makhsum Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa Cermee Bondowoso

Foto: KH Nawawi Makhsum Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa Cerme Bondowoso. (Ifa)

People Power pasca Pemilu itusangat menyalahi, baik dari segi agama maupun negara

KABARRAKYAT.ID – KH. Nawawi Makhsun, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Taqwa, Cerwe menolak gerakan people power yang lagi digelidingkan elit nasional. Karena gerakan politik itu, mengancam perpecahan anak bangsa dan tidak konstitusi.

People Power pasca Pemilu itu, jelas KH. Nawawi Makhsum, sangat menyalahi, baik dari segi agama maupun negara.

“Kalau menurut saya People Power itu sangat menyalahi, baik dari agama ataupun negara. Karena dalam agama sendiri, melarang adanya People Power,” sambungnya.

Menurutnya, Pemilu 2019 telah rampung. Pelaksanaannya secara umum berjalan aman dan lancar. Sehingga banyak tokoh memberi apresiasi pada KPU Bondowoso. Terkait dengan hasil penghitungan suara, masyarakat diminta tenang menunggu keputusan resmi KPU RI pada 22 Mei 2019 mendatang.

Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa, KH. Nawawi Makhsun, mengharapkan warga Bondowoso jadi contoh bagi kota/kabupaten lain mampu menjaga kondusifitas wilayahnya masing-masing.

“Saya harapkan ya mungkin ke depannya, dengan adanya Pemilu serentak ini menjadikan Bondowoso sebagai contoh untuk daerah-daerah yang lain agar  tetap damai. Memberikan kondusifitas dan menyerahkan semuanya pada keputusan KPU,” kata KH. Nawawi Makhsun disela safari ramadan berama Kapolres Bondowoso, Senin (13/5/2019) sore.

Disadari, ditataran elit di Jakarta, terdapat saling klaim kemenangan dari dua kubu. KH. Nawawi Makhsun meminta warga Bondowoso menahan diri dan tidak terpancing. Terlebih adanya isu hoax di media sosial.

“Tentu saja klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat cukup bingung dan mempunyai potensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan. Himbauan saya khususnya kepada alumni dan simpatisan disini agar tidak mudah terprovokasi utamanya di media-media sosial yang marak pada hari-hari pasca pemilu,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, agar tetap pertahankan situasi yang aman dan kondusif ini. Masyarakat harus menjaga persatuan dan persatuan. Jangan mau di adu domba dan dipecah belah. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju.

Reporter: Ifa

Editor: Richard

Banner PDI







Loading...
Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply